1. News
  2. Bulutangkis
  3. Purwokerto jadi pembuka pembinaan bulu tangkis usia dini di Jateng

Purwokerto jadi pembuka pembinaan bulu tangkis usia dini di Jateng

purwokerto-jadi-pembuka-pembinaan-bulu-tangkis-usia-dini-di-jateng
Purwokerto jadi pembuka pembinaan bulu tangkis usia dini di Jateng

Jakarta (ANTARA) – Purwokerto menjadi kota pembuka rangkaian MilkLife Festival SenengMinton 2026, ajang pengenalan bulu tangkis usia dini yang diikuti ratusan siswa sekolah dasar sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi regenerasi atlet sejak level akar rumput.

Sebanyak 480 siswa kelas 1 hingga 3 dari 16 sekolah dasar ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto, Kamis. Program ini diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife dan berkolaborasi dengan Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah.

“Kami percaya atlet hebat berawal dari rasa senang saat menjalani olahraga,” kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pembinaan atlet tidak bisa dimulai ketika usia sudah matang, melainkan harus ditanam sejak kecil agar kecintaan terhadap olahraga tumbuh secara alami dan berkelanjutan.

MilkLife Festival SenengMinton 2026 selanjutnya digelar di empat kota lain di Jawa Tengah, yakni Magelang pada 24 September, Solo pada 1 Oktober, Semarang pada 28 Oktober, serta Kudus pada 31 Oktober hingga 1 November.

Wakil Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah Yuni Kartika menyebut penyelenggaraan di Purwokerto menunjukkan perluasan pembinaan ke daerah yang selama ini belum tersentuh optimal.

Baca juga: Tim Piala Uber Indonesia waspadai tuan rumah Denmark di perempat final

“Pengenalan olahraga sejak usia dini tidak bisa dilakukan secara instan. Harus berkesinambungan agar minat tumbuh menjadi bakat, lalu bakat berkembang menjadi prestasi,” ujar Yuni.

Ia mengatakan makin luas basis partisipasi di daerah, maka peluang muncul talenta-talenta baru juga semakin besar. Karena itu, PBSI Jawa Tengah menyiapkan jalur pembinaan lanjutan melalui pemetaan potensi atlet muda, penguatan klub, peningkatan kualitas pelatih, dan kompetisi berjenjang.

Peserta ditantang menyelesaikan sejumlah permainan berbasis keterampilan dasar bulu tangkis dan kelincahan, seperti Pyramid Shuttlecock, Shuttle Run, Throwing the Shuttlecock, Service to Target, serta Zig Zag Run.

Pemenang ditentukan berdasarkan catatan waktu tercepat. Gita Felicia, siswi kelas 3 SDN 1 Karangpucung, yang menjadi tercepat di kategori putri dengan waktu 1 menit 00,73 detik.

Pada edisi sebelumnya, Gita finis di posisi ketiga. Pengalaman itu justru menjadi motivasi untuk berlatih lebih serius bersama ayahnya yang juga hobi bermain bulu tangkis.

Baca juga: Tim Uber Indonesia bersua Denmark di perempat final

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Purwokerto jadi pembuka pembinaan bulu tangkis usia dini di Jateng
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us