Dalam balutan arsitektur klasik Gedung A.A. Maramis, Frank & co. menandai tiga dekade perjalanannya melalui eksibisi “30 Years of Real Love: When You Know, You Know”. Lebih dari sekadar selebrasi, momen ini menjadi refleksi atas ikatan emosional yang terjalin antara brand dan para pencintanya.

(Momen perjalanan tiga dekade Frank & co. Foto: Dok. Her World Indonesia)
Menambah dimensi yang lebih personal, sejumlah Her Circle, komunitas Her World Indonesia, turut merasakan langsung pengalaman imersif yang ditawarkan dalam suasana intimate dan penuh makna bersama Frank & co. pada Jumat, 24 April 2026. Her Circle diajak menelusuri setiap ruang pamer dengan perspektif yang lebih reflektif, bukan hanya sebagai penikmat, tetapi juga sebagai bagian dari narasi tentang cinta dan perjalanan hidup.

(Momen Her Circle rayakan tiga dekade Frank & co. Foto: Dok. Her World Indonesia)
Momen ini sekaligus menjadi ruang pertemuan yang hangat antara komunitas dan brand, di mana percakapan mengalir secara natural, membahas makna di balik setiap kilau berlian serta bagaimana perhiasan dapat merepresentasikan fase kehidupan yang berbeda bagi setiap individu. Kehadiran Her Circle menghadirkan energi yang segar, memperkaya pengalaman eksibisi dengan sentuhan komunitas yang relevan dan penuh resonansi.

(Momen Her Circle rayakan tiga dekade Frank & co. Foto: Dok. Her World Indonesia)
Pameran yang berlangsung pada 23–26 April 2026 ini mengajak pengunjung menyelami perjalanan sebuah natural diamond, dari kedalaman bumi hingga menjelma menjadi karya perhiasan yang sarat makna. Terbentuk secara alami selama jutaan tahun, setiap berlian membawa karakter unik yang tidak dapat direplikasi. Frank & co. menempatkan keaslian ini sebagai standar utama, menegaskan bahwa nilai sejati terletak pada proses, bukan sekadar hasil akhir.
30 tahun perjalanan Frank & co. turut menjadi sorotan sebagai sebuah legacy yang terus berkembang. Pemilihan Gedung A.A. Maramis sebagai lokasi memberikan benang merah yang kuat: sebuah bangunan bersejarah yang merefleksikan nilai heritage, selaras dengan perjalanan tiga dekade brand yang turut membentuk warisan dalam industri perhiasan. Narasi tersebut berpadu harmonis dengan arsitektur klasik gedung, menghadirkan dialog antara masa lalu dan masa kini yang terasa begitu relevan dengan identitas Frank & co.
(Baca juga: 7 Tips Memadukan Busana Formal dengan Aksesori Bold)
(Sejumlah koleksi spesial Frank & co. menjadi highlight yang ditampilkan di eksibisi. Foto: Dok. Her World Indonesia)
Setiap ruang dirancang sebagai chapter yang mengungkap filosofi brand: komitmen pada keaslian, transparansi, serta craftsmanship yang presisi. Di antara highlight yang mencuri perhatian adalah Frank Fire, signature diamond yang hanya berasal dari kurang dari satu persen berlian alami terbaik di dunia. Dengan 12 parameter evaluasi, sertifikasi ganda, hingga laser inscription eksklusif, koleksi ini menjadi representasi standar tertinggi dalam dunia fine jewelry.

(Koleksi spesial kolaborasi “Love Poetry” Frank & co. bersama Monica Ivena yang memikat. Foto: Dok. Her World Indonesia)
Tak hanya itu, eksibisi ini juga menampilkan lini koleksi ikonis seperti See the Light bersama Maudy Ayunda dan Love Poetry bersama Monica Ivena, menghadirkan perspektif baru tentang bagaimana perhiasan dapat menjadi medium ekspresi yang intim sekaligus kontemporer.

(Sejumlah koleksi spesial Frank & co. menjadi highlight yang ditampilkan di eksibisi. Foto: Dok. Her World Indonesia)
Lebih dari sekadar estetika, Frank & co. menegaskan posisinya sebagai brand yang terus membentuk percakapan seputar kualitas dan edukasi berlian. Prinsip 4C, transparansi produk, hingga pendekatan emosional terhadap setiap desain menjadi fondasi yang menjaga relevansinya lintas generasi.
(Baca juga: 7 Ide Padu Padan Busana untuk First Date)
Pada akhirnya, “When You Know, You Know” bukan hanya sebuah tema, melainkan refleksi dari keyakinan yang sederhana namun kuat: bahwa kualitas sejati dan cinta yang tulus selalu memiliki cara untuk dikenali, tanpa perlu banyak kata.