1. News
  2. Opinion
  3. Lestari Moerdijat Ingatkan Waspada Hantavirus di Indonesia, 23 Kasus Tercatat

Lestari Moerdijat Ingatkan Waspada Hantavirus di Indonesia, 23 Kasus Tercatat

lestari-moerdijat-ingatkan-waspada-hantavirus-di-indonesia,-23-kasus-tercatat
Lestari Moerdijat Ingatkan Waspada Hantavirus di Indonesia, 23 Kasus Tercatat
Lestari Moerdijat Ingatkan Waspada Hantavirus di Indonesia, 23 Kasus Tercatat
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat(dok.istimewa)

Anggota Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijatmenekankan pentingnya membangun kesadaran bersama di tengah masyarakat untuk mengantisipasi potensi penyebaran Virus Hanta di Indonesia. Ia menilai, kewaspadaan kolektif menjadi kunci utama agar ancaman penyakit tersebut dapat dicegah sejak dini.

Berdasarkan data yang dihimpun, Lestari mengungkapkan bahwa sepanjang 2024 hingga 2026 telah tercatat 23 kasus Hantavirus yang terkonfirmasi di Indonesia, dengan tiga di antaranya berakhir pada kematian. Ia juga mengingatkan bahwa World Health Organization telah memasukkan Hantavirus sebagai salah satu penyakit yang perlu diwaspadai secara global.

Atas dasar itu, ia mendorong pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat edukasi publik serta sosialisasi mengenai risiko dan pencegahan Hantavirus.

“Negara melalui Kementerian Kesehatan RI telah mengambil langkah-langkah konkret dalam mengantisipasi ancaman Hantavirus. Namun, kekhawatiran masyarakat perlu dijawab dengan upaya bersama agar tidak berkembang menjadi kepanikan,” ujar Lestari dalam keterangannya, Jumat (15/5).

Ia menambahkan, upaya pencegahan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan pemahaman yang baik dari masyarakat terkait langkah mitigasi serta tindakan yang harus dilakukan jika terpapar.

“Pemahaman ini penting agar potensi ancaman dapat dikelola bersama sebagai bagian dari peningkatan kewaspadaan dan pencegahan penyebaran Hantavirus di Indonesia,” lanjutnya.

Sementara itu, data Kementerian Kesehatan RI mencatat terdapat 256 kasus suspek Hantavirus dalam periode 2024 hingga Mei 2026. Dari jumlah tersebut, 23 kasus telah terkonfirmasi positif.

Meski angka kasus positif relatif kecil, para ahli menilai potensi penyebarannya tetap perlu diwaspadai karena gejalanya kerap tidak spesifik. Dalam banyak kasus, Hantavirus dapat menyerupai penyakit lain seperti leptospirosis atau demam berdarah dengue, yang sama-sama berkaitan dengan paparan tikus sebagai reservoir utama.

Kemenkes juga melaporkan bahwa 12 dari 23 kasus positif ditemukan di wilayah Jakarta dan Yogyakarta. Temuan ini menunjukkan bahwa infeksi tidak hanya terjadi di daerah terpencil, tetapi juga muncul di kawasan perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi.

Kondisi tersebut meningkatkan perhatian terhadap potensi penularan, terutama pada lingkungan yang memiliki interaksi manusia dan rodensia yang dekat. Di sejumlah negara, terutama di Amerika Utara, Hantavirus dikenal memiliki pola penularan dari hewan pengerat ke manusia yang dapat berkembang di lingkungan tertentu dengan risiko tinggi.

Dengan situasi tersebut, Hantavirus menjadi pengingat bahwa ancaman penyakit zoonosis tetap relevan di tengah urbanisasi dan perkembangan kawasan perkotaan yang pesat di Indonesia. (Fik/P-3)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Lestari Moerdijat Ingatkan Waspada Hantavirus di Indonesia, 23 Kasus Tercatat
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us