Bola.com, Sleman – Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, menyambut antusias kembalinya Derbi DIY yang mempertemukan PSS Sleman versus PSIM Yogyakarta pada BRI Super League 2026/2027.
Kepastian itu hadir setelah PSS berhasil promosi ke kasta tertinggi dengan status runner-up Pegadaian Championship 2025/2026. Kemunculan Tim Super Elja akan membuat Liga 1 musim depan kian berwarna, terutama bagi persepakbolaan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Derbi DIY kali terakhir tersaji pada Liga 2 musim 2018. Setelah penantian panjang, dua tim dengan basis suporter besar tersebut akhirnya kembali berpeluang bentrok di level tertinggi sepak bola nasional.
Nova Arianto ikut senang melihat PSS comeback tampil di kasta elite. Maklum, mantan bek tengah Timnas Indonesia itu pernah memperkuat PSS pada musim 2000 dan 2001-2002 semasa masih aktif bermain.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Senang PSS Kembali ke Liga 1
Pelatih berusia 46 tahun itu menilai hadirnya PSS bakal memberikan warna tersendiri bagi persaingan Super League musim depan. Menurut Nova, atmosfer kompetisi musim mendatang akan semakin kompetitif.
“Pastinya karena saya tinggal di Jogja dan saya pernah bermain juga bersama dengan PSS, pastinya saya senang PSS bisa kembali ke Liga 1,” ujar Nova saat ditemui Bola.com di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sleman, Selasa (19/5/2026).
“Saya yakin di Liga 1 lebih kompetitif dan saya berharap PSS bisa terus berprestasi di Liga 1 nanti,” sambung pelatih kelahiran Semarang, Jawa Tengah tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Nova mengungkapkan dirinya belum pernah merasakan atmosfer Derby DIY saat masih aktif bermain bersama PSS. Sebab, saat itu PSS dan PSIM berada di kasta yang berbeda.
“Dulu saya melawan PSIM belum kayaknya. Belum karena kebetulan waktu itu beda kasta,” kata mantan asisten Shin Tae-yong di Timnas Imndonesia tersebut.
Berharap Derbi DIY Berjalan Aman
Nova Arianto berharap duel PSS kontra PSIM nanti bisa berlangsung aman dan damai. Ia ingin pertandingan besar tersebut menjadi ajang pemersatu, bukan justru memunculkan hal-hal negatif di luar sepak bola.
“Ya, pastinya menjadi pertandingan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Jogja dan Sleman, tapi saya berharap pertandingannya bisa berjalan lancar dan aman,” ucap Nova.
“Karena sekali lagi sepak bola adalah mempersatukan semuanya dan saya berharap kejadian-kejadian yang di luar sepak bola saya harap tidak terjadi dan pertandingan bisa berjalan dengan baik,” lanjutnya.persik
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572832/original/090286800_1777871861-pss.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5647924/original/017711000_1778258267-pss.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6329477/original/065865000_1779204239-1000118058.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/avatars/269874/original/068392100_1460442372-Rizki_Hidayat.jpg)