1. News
  2. Berita
  3. Pesta Jualan Makanan di Singapura pada 1984, Hadirkan Kuliner Nusantara untuk Diaspora Indonesia

Pesta Jualan Makanan di Singapura pada 1984, Hadirkan Kuliner Nusantara untuk Diaspora Indonesia

pesta-jualan-makanan-di-singapura-pada-1984,-hadirkan-kuliner-nusantara-untuk-diaspora-indonesia
Pesta Jualan Makanan di Singapura pada 1984, Hadirkan Kuliner Nusantara untuk Diaspora Indonesia

27 Mei 2026 15.00 WIB • 2 menit

Pesta Jualan Makanan di Singapura pada 1984, Hadirkan Kuliner Nusantara untuk Diaspora Indonesia

images info

Pesta Jualan Makanan di Singapura pada 1984, Hadirkan Kuliner Nusantara untuk Diaspora Indonesia


Ada satu momen unik yang pernah terjadi di Singapura pada 1984. Pada waktu itu, ada sebuah acara yang digelar di sana dengan tajuk “Pesta Jualan Makanan.”

Acara ini digelar oleh pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di Singapura pada waktu itu. Seperti namanya, acara ini menghadirkan berbagai macam kuliner Nusantara dalam penyelenggaraannya.

Penyelenggaraan acara tersebut menjadi obat rindu bagi para diaspora Indonesia yang ada di Singapura pada waktu itu. Para diaspora ini berkesempatan menikmati berbagai macam kuliner Nusantara yang tersedia pada puluhan gerai yang ada dalam acara tersebut.

Selain menyediakan makanan khas Indonesia, penyelenggaraan acara ini ternyata juga memiliki misi mulia di balik perhelatannya. Lantas bagaimana momen saat penyelenggaraan Pesta Jualan Makanan yang digelar di Singapura pada 1984 silam?

Pesta Jualan Makanan di Singapura pada 1984

Dikutip dari artikel “Menjamu Selera dgn Berbagai Masakan dari Indonesia” yang terbit di surat kabar Berita Harian edisi 10 April 1984, helatan Pesta Jualan Makanan ini diselenggarakan pada Minggu, 8 April 1984 silam. Acara tersebut terpusat digelar di Holland Hill, Singapura.

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya, acara ini diselenggarakan atas inisiasi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura. Duta Besar Indonesia untuk Singapura saat itu, Sudjatmiko juga membuka langsung perhelatan Pesta Jualan Makanan tersebut.

Acara ini sendiri digelar dalam rangka menyambut Hari Kartini pada waktu itu. Selain itu, acara serupa juga direncanakan digelar pada Desember 1984, bertepatan dengan peringatan Hari Ibu.

Puluhan Gerai Makanan Khas Nusantara

Pada perhelatan ini, terdapat puluhan gerai yang menyediakan berbagai macam jenis kuliner Nusantara. Diketahui ada 20 gerai makanan yang menjual berbagai macam jenis kuliner yang bisa dinikmati oleh para audiens yang hadir.

Perhelatan ini juga mendapatkan respon positif dari diaspora Indonesia yang ada di Singapura pada saat itu. Banyak diaspora Indonesia yang datang untuk meramaikan acara yang digelar di Holland Hill tersebut.

Di sana para diaspora ini bisa menikmati berbagai macam jenis kuliner yang tersedia. Untuk acara yang digelar pada Desember 1984, pihak KBRI berencana juga menambahkan pertunjukan budaya sebagai hiburan tambahan bagi audiens yang datang dalam perhelatan tersebut.

Dana Amal dan Gerakan Sosial

Pesta Jualan Makanan tidak hanya menghadirkan berbagai macam kuliner Nusantara untuk para diaspora Indonesia yang ada di Indonesia saat itu. Ada misi mulia lain yang menjadi tujuan dari perhelatan acara tersebut.

Penyelenggaraan Pesta Jualan Makanan ini juga bertujuan untuk mengumpulkan dana amal dari hasil penjualan gerai makanan yang ada di sana. Dana amal ini kemudian disalurkan pada badan sosial yang ada di Singapura serta membantu korban bencana alam di berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Helatan Pesta Jualan Makanan ini juga mendapatkan hasil yang memuaskan. Pengurus KBRI yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan tersebut, Supriyo Taram menyebutkan jika penyelenggaraan Pesta Jualan Makanan ini bisa mengumpulkan dana amal hingga 10 ribu Dolar Singapura.

Selain bertujuan untuk mengumpulkan dana amal, helatan Pesta Jualan Makanan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan para diaspora Indonesia yang ada di Singapura saat itu. Istri Duta Besar Sudjatmiko menyebutkan jika helatan ini bisa menjadi wadah untuk mempererat hubungan diaspora Indonesia yang ada di sana, khususnya dari kalangan kaum ibu dan perempuan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

Tim Editorarrow

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Pesta Jualan Makanan di Singapura pada 1984, Hadirkan Kuliner Nusantara untuk Diaspora Indonesia
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us