Jakarta (ANTARA) – Pegolf junior Indonesia akan mendapatkan kesempatan menguji kemampuan melawan peserta dari 30 negara pada Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (MCGJWC) 2026 yang berlangsung di Damai Indah Golf, PIK Course, Jakarta, pada 10-12 Juni.
“Dengan makin banyaknya pegolf internasional yang berpartisipasi, atlet-atlet Indonesia memiliki kesempatan untuk terus meningkatkan kualitas permainan dan mental bertanding. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi di masa depan,” ujar Ketua Ciputra Golfpreneur Foundation Nararya Ciputra Sastrawinata dalam keterangan resmi, Rabu.
Turnamen tersebut tahun ini memasuki babak baru setelah memperoleh sanction dari Asia Pacific Golf Confederation (APGC). Pengakuan itu membuat partisipasi lebih luas bagi pegolf junior dari negara-negara anggota konfederasi, sekaligus meningkatkan kualitas persaingan dalam kejuaraan.
Sebanyak 142 pegolf dari 30 negara telah mendaftarkan diri pada edisi 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu yang diikuti peserta dari sekitar 20 negara.
Para peserta antara lain berasal dari Australia, Bangladesh, Botswana, Kamboja, China, Taiwan, Denmark, Jerman, Ghana, Hong Kong, India, Indonesia, Irlandia, Jepang, Kenya, Korea Selatan, Malaysia, Myanmar, Namibia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Afrika Selatan, Sri Lanka, Thailand, Uganda, Uni Emirat Arab, Inggris, dan Vietnam.
Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Ciputra Golfpreneur Foundation Budiarsa Sastrawinata mengatakan kehadiran pegolf muda dari berbagai negara memberikan kesempatan berharga bagi atlet Indonesia untuk merasakan atmosfer kompetisi internasional yang berkualitas.
“Kehadiran pegolf muda dari berbagai negara memberikan kesempatan yang sangat berharga bagi atlet-atlet Indonesia untuk mendapatkan pengalaman kompetisi internasional yang berkualitas,” kata Budiarsa.
Budiarsa juga mengapresiasi konsistensi Bank Mandiri yang kembali menjadi mitra utama turnamen tersebut. Menurut dia, dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak penting untuk memperkuat pembinaan pegolf junior Indonesia.
Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan dukungan terhadap MCGJWC merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam mendorong pengembangan talenta olahraga nasional.
“Bank Mandiri berharap penyelenggaraan Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship bisa menjadi wadah bagi atlet-atlet muda berbakat Indonesia untuk mengasah kemampuan, memperluas pengalaman internasional, serta meningkatkan daya saing mereka di level global,” ujar Adhika.
Ia menambahkan, olahraga dapat menjadi sarana untuk membangun karakter, daya saing, dan mental juara generasi muda Indonesia. Dukungan terhadap turnamen itu juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem olahraga nasional serta daya tarik sport tourism Indonesia.
Sementara itu, Ketua Asia Pacific Golf Confederation Philip Hassall berharap keterlibatan APGC dapat membuat MCGJWC semakin diminati oleh pegolf muda terbaik di kawasan Asia-Pasifik.
“Kami berharap keterlibatan APGC akan membantu MCGJWC menjadi ajang yang semakin diminati oleh para pegolf muda terbaik di kawasan Asia-Pasifik,” ujar Philip.
MCGJWC merupakan ajang golf junior yang diprakarsai almarhum Dr. (HC) Ir. Ciputra 32 tahun lalu. Kejuaraan tersebut awalnya berskala nasional hingga 2003, kemudian berkembang ke level Asia Tenggara pada 2004, Asia pada 2006, dan dunia pada 2007.
Sejumlah pegolf yang pernah mewarnai perjalanan kariernya melalui ajang tersebut antara lain Thanyakon Krongpha, Danthai Boonma, Sarit Suwannarut, Guan Tian-lang, Taiga Semikawa, Nasa Hataoka, Miyu Goto, Patty Tavatanakit, dan Pajaree Anannarukarn.
Baca juga: Budiarsa prioritaskan sosialisasi golf usai terpilih jadi ketua APLGI
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.