1. News
  2. Berita
  3. Dongeng Nusantara Bertutur, Moli Si Maleo yang Tangguh

Dongeng Nusantara Bertutur, Moli Si Maleo yang Tangguh

dongeng-nusantara-bertutur,-moli-si-maleo-yang-tangguh
Dongeng Nusantara Bertutur, Moli Si Maleo yang Tangguh

Suatu pagi yang cerah di pesisir pantai Cagar Alam Panua, Sulawesi, butiran pasir putih tampak berkilauan terkena sinar matahari. Namun, jauh di dalam tanah yang hangat, ada sebuah telur besar yang mulai bergerak-gerak. Di dalam sana, seekor burung maleo kecil bernama Moli sedang bersiap melihat dunia. Ia adalah burung yang kuat meski saat ini ia masih berada di dalam kegelapan cangkang telurnya.

Krak! Krak!” Moli mulai menendang-nendang dengan kaki kecilnya yang mungil, tetapi kokoh. Ia sangat bersemangat karena sudah tidak sabar ingin bertemu ibu dan ayahnya, juga menyapa teman-teman barunya di hutan nanti. Tapi, saat cangkangnya pecah, Moli tidak melihat matahari atau menghirup udara segar. Di sekelilingnya hanya ada pasir gelap yang sangat tebal.

Ternyata, ayah dan ibu Moli telah menitipkannya di dalam “rumah rahasia” jauh di bawah permukaan pantai. Mereka sengaja memberikan Moli rumah di bawah tumpukan pasir agar ia tetap hangat dan aman hingga saatnya menetas. Itulah sebabnya, Moli tidak bisa langsung melihat langit. Ia harus memulai petualangannya dengan mendaki sendirian dari kedalaman bawah tanah.

Sret, sret, sret!” kaki kecil Moli terus menggali pasir dengan sabar. Kadang, Moli merasa lelah karena pasir di atasnya terasa sangat berat. Tapi, setiap kali Moli beristirahat, ia merasakan kehangatan yang lembut di tubuhnya. Moli tersenyum karena ia tahu itu adalah pelukan sayang dari ayah dan ibu. Walaupun ayah dan ibu tidak ada di sana, mereka sudah memilihkan tempat yang paling aman. Mereka ingin Moli tumbuh menjadi anak yang hebat dan kuat.

“Aku tidak boleh menyerah!” kata Moli dalam hati. Ia terus mendorong badannya ke atas, melewati akar pohon dan batu-batu kecil. Perlahan-lahan, Moli mencium bau air laut yang segar. Wah, sepertinya permukaan tanah sudah dekat!

Tiba-tiba, ada cahaya kuning yang terang mengintip dari celah pasir. Silau sekali! Moli berkedip-kedip lucu. Dengan satu dorongan yang kuat, “Hup!” kepala Moli muncul di atas pasir pantai. Ia menghirup udara segar banyak-banyak. Di depannya, ada pohon-pohon hijau dan ombak laut yang sedang bermain kejar-kejaran.

Tiba-tiba, ada kadal besar yang mendekat. Moli tahu ia harus segera sembunyi. Ajaibnya, meski baru saja lelah mendaki, sayap Moli terasa sangat ringan. Ia mencoba mengepakkannya. Satu, dua, tiga… Wuss! Moli terbang tinggi dan hinggap di dahan pohon yang kuat.

Moli merasa sangat senang dan bangga. Dari atas dahan, ia melihat dua burung maleo dewasa dengan jambul hitam yang cantik. Mereka melihat Moli dengan sayang. Moli pun tersenyum lebar. Sekarang, Moli sudah menjadi burung yang mandiri dan siap bertualang di hutan yang luas. *

logo baru nusantara bertutur

Oleh Tim Nusantara Bertutur
Penulis: Geni Safitri
Pendongeng: Paman Gery (Instagram: @paman_gery)
Ilustrasi: Regina Primalita

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Dongeng Nusantara Bertutur, Moli Si Maleo yang Tangguh
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us