Jakarta (ANTARA) – Atlet panjat tebing Indonesia Putra Tri Ramadani lolos ke final lead World Climbing Series Praha, Republik Ceko, Minggu (7/6).
Menurut dari rilis yang diterima Antara, Minggu, Putra bertarung sengit dengan atlet-atlet terbaik dunia kategori lead.
Namun, hal itu tak menyurutkan tekad Putra mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya dan upaya kerasnya membuahkan hasil dengan memastikan tempat dalam final.
Pada kualifikasi, dia masuk delapan besar sehingga melanjutkan ke babak final setelah mengumpulkan skor 37+ dan menduduki peringkat tiga dalam semifinal.
Peringkat pertama dan kedua diduduki dua atlet Jepang, Sorato Anraku dengan skor 38+ dan Neo Suzuki dengan skor 38+.
Hasil ini semakin menebalkan harapan Indonesia menjuarai nomor ini sehingga disiplin lead pecah telur meraih medali dalam World Climbing Series.
Baca juga: Putra Tri Ramadani puncaki kualifikasi lead di Series Praha 2026
“Terima kasih atas dukungannya. Saya akan tampil maksimal di final nanti,” ujar Putra.
Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia Wahyu Pristiawan Buntoro mengapresiasi Putra setinggi-tingginya.
“Mohon dukungannya agar bisa tampil maksimal di final nanti,” ungkap dia.
Sebagai informasi, ini kedua kalinya atlet yang akrab disapa Srondeng ini masuk final World Climbing Series setelah World Climbing Series Koper, Slovenia, pada 5-6 September 2025.
Ketika itu Putra finis peringkat enam pada final tersebut dengan skor 40+.
Srondeng menduduki peringkat 11 dunia dengan total skor 2.075.
Baca juga: Tim panjat tebing speed evaluasi total meski raih perak di Madrid
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.