Jakarta (ANTARA) – Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin gagal menjaga asa tuan rumah menjuarai Indonesia Open 2026 setelah dikalahkan pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin pada final di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu.
Raymond/Joaquin harus puas menjadi runner-up setelah kalah 21-13, 18-21, 10-21 dari unggulan ketujuh tersebut.
Kekalahan itu menyesakkan karena Raymond/Joaquin sempat berada sangat dekat dengan trofi juara. Mereka tampil dominan pada gim pertama dan mengendalikan pertandingan sejak awal.
Raymond/Joaquin bermain cepat, rapi dalam adu drive, dan berani mengambil inisiatif serangan. Mereka unggul jauh 17-8 sebelum menutup gim pertama dengan skor 21-13.
Peluang menjadi juara semakin terbuka pada gim kedua ketika pasangan muda Indonesia itu memimpin 12-7, dan kemudian 14-9.
Namun, momentum tersebut perlahan hilang. Goh/Izzuddin menaikkan tempo, sementara Raymond/Joaquin beberapa kali melakukan kesalahan sendiri pada poin-poin penting.
Keunggulan 14-9 berubah menjadi 14-14. Setelah itu, tekanan berbalik ke pasangan Indonesia. Raymond/Joaquin kehilangan ketenangan dan akhirnya menyerah 18-21.
Baca juga: Christiansen/Boje liburan ke Labuan Bajo setelah juarai Indonesia Open
Pada gim penentuan, Goh/Izzuddin tampil semakin percaya diri. Sebaliknya, Raymond/Joaquin kesulitan kembali ke pola permainan terbaik seperti pada awal pertandingan.
Pasangan Malaysia itu terus menjaga jarak poin dan menutup gim ketiga dengan 21-10.
Hasil tersebut membuat Indonesia kembali gagal menempatkan wakilnya di podium juara Indonesia Open. Sebelumnya, tunggal putra Jonatan Christie juga harus puas berstatus runner-up setelah dikalahkan atlet Kanada Victor Lai dengan 19-21, 8-21.
Terakhir kali Indonesia menjuarai ganda putra Indonesia Open terjadi pada 2021 melalui Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Bagi Raymond/Joaquin, kekalahan ini menjadi kegagalan kedua mengalahkan Goh/Izzuddin di partai puncak turnamen besar yang digelar di Indonesia.
Pada Januari lalu, mereka juga dikalahkan ganda putra Malaysia itu pada final Indonesia Masters 2026 dengan skor 19-21, 13-21.
Baca juga: Jonatan gagal juarai Indonesia Open karena tak berhasil kelola tekanan
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.