1. News
  2. Bulutangkis
  3. Status juara bertahan jadi motivasi Rachel/Febi di Australian Open

Status juara bertahan jadi motivasi Rachel/Febi di Australian Open

status-juara-bertahan-jadi-motivasi-rachel/febi-di-australian-open
Status juara bertahan jadi motivasi Rachel/Febi di Australian Open

Jakarta (ANTARA) – Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menjadikan status mereka sebagai juara bertahan turnamen sebagai tambahan motivasi saat tampil dalam BWF World Tour Super 500 Australian Open 2025.

Mereka mengawali langkah di kompetisi tersebut dengan kemenangan atas pasangan Korea Selatan Kim Yu Jung/Lee Yu Lim di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Selasa, dengan skor 16-21, 21-16, 21-15.

“Alhamdulillah berjalan lancar hari ini walau cukup tidak mudah. Tadi gim pertama kami terlalu terburu-buru mau menyerang, jadinya malah tidak enak sendiri, mati-mati sendiri,” kata Febi setelah pertandingan, dikutip dari keterangan resmi PBSI.

Baca juga: Sabar/Reza wakil pertama Indonesia yang melaju ke 16 besar

Baca juga: Asa ganda putri kembali ciptakan final Indonesia di Australian Open

Febi mengatakan perubahan pola permainan menjadi kunci kebangkitan mereka pada gim kedua dan ketiga. Setelah kehilangan gim pembuka, Rachel/Febi mencoba bermain lebih sabar, memperkuat pertahanan, dan mengontrol arah permainan.

“Di gim kedua dan ketiga, kami coba lebih tenang lagi defensenya, lebih mengatur dan lebih kontrol,” ujar Febi.

Kemenangan itu menjadi modal penting bagi Rachel/Febi yang datang ke Australian Open dengan status berbeda dibanding tahun lalu. Setelah menjuarai turnamen tersebut, mereka kini menghadapi tantangan untuk mempertahankan gelar.

Febi tidak menampik bahwa mempertahankan gelar memiliki tekanan tersendiri. Namun, ia menegaskan hal itu justru ingin dijadikan dorongan untuk tampil lebih baik.

“Kami tahu pastinya kalau mempertahankan juara lebih berat daripada mau mengejarnya. Di sini hal itu kami mau jadikan motivasi, bukan tekanan atau beban,” kata Febi.

Sementara itu, Rachel mengatakan keberhasilan mereka menembus semifinal Indonesia Open pekan lalu membuat persiapan fisik menjadi perhatian utama. Dengan jadwal turnamen yang berdekatan, pemulihan dan pengondisian tubuh menjadi bagian penting sebelum tampil di Sydney.

“Setelah masuk semifinal Indonesia Open kemarin, kami lebih menjaga pola istirahat dan conditioning-nya. Makan, tidurnya teratur dan coba pengkondisian di latihan-latihannya agar bisa fit terus,” ujar Rachel.

Rachel juga menyebut adaptasi di Australian Open tidak terlalu menjadi kendala karena mereka sudah pernah tampil di turnamen tersebut. Pengalaman itu membantu mereka lebih cepat menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan dan suasana pertandingan.

“Beruntungnya main di sini bukan pertama kali jadi sudah cukup familier dengan keadaannya,” kata Rachel.

Dengan kemenangan tersebut, Rachel/Febi melangkah ke babak kedua Australian Open 2026, Rabu (10/6), dan akan berhadapan dengan wakil Hong Kong Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan yang mengalahkan wakil tuan rumah Lillian Cao/Yuran Zhang dengan 21-8, 21-3.

Baca juga: Wakil Indonesia di Australian Open setelah dua ganda putra mundur

Baca juga: PBSI tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Status juara bertahan jadi motivasi Rachel/Febi di Australian Open
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us