1. News
  2. Liga Olahraga
  3. PB Akuatik perkuat pengalaman tanding atlet di Asian OWS 2026

PB Akuatik perkuat pengalaman tanding atlet di Asian OWS 2026

pb-akuatik-perkuat-pengalaman-tanding-atlet-di-asian-ows-2026
PB Akuatik perkuat pengalaman tanding atlet di Asian OWS 2026

Badung, Bali (ANTARA) – Pengurus Besar Akuatik Indonesia memperkuat pengalaman bertanding atlet nasional melalui kejuaraan renang perairan terbuka atau Asian Open Water Swimming (OWS) Championship 2026 ke-12 di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, 13-15 Juni.

“Mereka atlet muda. Jadi kami memberikan pengalaman di kejuaraan Asia,” kata Ketua Harian PB Akuatik Indonesia Harlin Erlianto Rahardjo di sela sesi jumpa pers Asian OWS ke-12 di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Jumat.

Indonesia menerjunkan enam atlet profesional terdiri dari empat putra dan dua putri yakni Made Nadya, Andy Fauzan, Alexander Adrian, Akbar, Sang Arka dan Izzy Dwi Faiva di kejuaraan tersebut.

Baca juga: Pelatnas renang belum kembali berjalan jelang Asian Games 2026

Baca juga: Tujuh atlet renang Indonesia ikut 12th Asian OWS Championship 2026

Mereka akan menjajal pesisir InterContinental di Jimbaran Bay, Kabupaten Badung yang mempertandingkan tiga nomor yakni lima kilometer, 10 kilometer dan estafet 4×1.500 meter.

Harlin menambahkan, enam atlet akuatik disiplin renang perairan terbuka itu sebelumnya mewakili Indonesia pada ajang SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand tetapi belum mempersembahkan medali.

Selain untuk mengasah jam terbang, ajang tahunan itu diharapkan meningkatkan daya saing para atlet mengingat belum banyak kompetisi renang perairan terbuka.

“Kami ingin mereka supaya punya pengalaman bertanding apalagi menjadi tuan rumah, mereka harusnya percaya diri,” tutur Harlin.

Tidak hanya untuk atlet profesional, ajang tahunan itu juga mempertandingkan kategori pemula yakni A Stream OWS Series bagi perenang pemula, anggota komunitas olahraga, dan anggota masyarakat umum.

Untuk kategori itu, pihaknya membuka jarak pendek yakni 400 meter, 500 meter, 1,5 kilometer dan tiga kilometer.

Seri renang terbuka non atlet profesional itu sekaligus menjadi ajang menjaring bibit atlet renang perairan terbuka yang berpotensi menjalani pembinaan lebih matang.

Rencananya, selain di Bali, A Stream OWS Series akan diadakan di sejumlah daerah di antaranya Belitung, Lombok, Danau Toba dan Labuan Bajo yang sekaligus mendukung promosi pariwisata olahraga.

“Negara lain sudah mempunyai spesialisasi (renang) perairan terbuka karena membeda keahlian, teknik dan cara yang berbeda. Momentum kejuaraan Asia menjadi amplifikasi untuk menarik banyak peminat, berarti banyak bibit yang bisa dijaring,” kata Harlin.

Adapun penyelenggaraan di pesisir InterContinental Jimbaran itu merupakan yang kedua setelah sebelumnya diadakan pada 2024, di mana pada level Asia Tenggara diikuti oleh lima negara.

Perairan itu dinilai memudahkan pengawasan dan tergolong ideal karena perairan tersebut berbentuk teluk dan tidak dangkal serta tidak ada karang sehingga memudahkan pergerakan para atlet.

Baca juga: Indonesia Short Course Emerging Series jadi ajang regenerasi atlet

Baca juga: Ketum PB Akuatik: Indonesia makin dipercaya gelar ajang internasional

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
PB Akuatik perkuat pengalaman tanding atlet di Asian OWS 2026
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us