1. News
  2. Bulutangkis
  3. Rehan/Gloria akui kalah sabar dari unggulan kedua China di Australia

Rehan/Gloria akui kalah sabar dari unggulan kedua China di Australia

rehan/gloria-akui-kalah-sabar-dari-unggulan-kedua-china-di-australia
Rehan/Gloria akui kalah sabar dari unggulan kedua China di Australia

Jakarta (ANTARA) – Ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja mengakui kurang sabar saat takluk dari unggulan kedua asal China Guo Xin Wa/Chen Fang Hui pada perempat final Australian Open 2026 di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Jumat.

Rehan/Gloria yang menempati unggulan kedelapan, harus menghentikan langkah setelah kalah dua gim langsung 11-21, 14-21 dari Guo/Chen.

“Kami pastinya kurang puas dengan hasil hari ini, sangat mengecewakan untuk saya, Kak Gloria, dan Ci Vita (Marissa) juga. Mereka bermain lebih sabar daripada kami,” kata Rehan dalam keterangan resmi PBSI setelah laga.

Kekalahan tersebut menjadi akhir perjalanan Rehan/Gloria di turnamen BWF Super 500 itu. Setelah tampil cukup solid pada babak sebelumnya, mereka kesulitan keluar dari tekanan Guo/Chen yang mampu menguasai tempo sejak awal pertandingan.

Gloria mengatakan pelajaran terbesar dari laga tersebut adalah kebutuhan untuk lebih tenang dalam mencari celah dan membangun peluang poin karena mereka mampu mengimbangi permainan lawan ketika dapat menjaga ketenangan.

“Pelajaran yang bisa diambil kami harus bisa lebih tenang lagi, belajar cari celah, lebih bisa berpikir untuk mencari kesempatan satu poin. Berasa sih tadi di saat tenang, kami bisa atasi, bisa dapat poin,” ujar Gloria.

Baca juga: Ana/Trias jadikan runner-up tahun lalu pelecut juara di Australia

Pada gim pertama, Rehan/Gloria langsung tertinggal jauh sehingga kesulitan mengejar perolehan angka. Situasi itu membuat pasangan Indonesia tersebut semakin tertekan dan tidak leluasa mengembangkan permainan.

Gloria mengatakan Guo/Chen bukan pasangan yang mudah dimatikan hanya dengan satu kali serangan. Dibutuhkan kesabaran untuk membangun reli dan mengulang tekanan, namun hal tersebut belum mampu mereka lakukan secara konsisten.

“Kalau secara permainan kurang puas, mereka lebih banyak menyerang kami. Di gim pertama kesalahan kami karena langsung tertinggal jauh di awal jadi untuk mengejarnya kejauhan,” kata Gloria.

“Mereka juga kan memang susah untuk dimatikan dalam sekali percobaan, harus berulang-ulang dan di situnya kami kurang sabar,” ujar dia menambahkan.

Meski terhenti di perempat final, Australian Open 2026 tetap menjadi bagian penting dari proses Rehan/Gloria membangun kembali performa setelah Rehan kembali dari cedera.

Baca juga: Leo/Daniel jadikan laga lawan Liang/Wang sebagai tolok ukur

Baca juga: Alwi redam ‘nafsu menyerang’ untuk ke perempat final Australian Open

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Rehan/Gloria akui kalah sabar dari unggulan kedua China di Australia
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us