Jakarta (ANTARA) – Klub ASC Padel bentukan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ahmad Sahroni siap membangun ekosistem pembinaan padel di Indonesia dan akan diasuhdua pelatih asal Spanyol untuk persiapan menuju Sirkuit Nasional (Sirnas) 2026.
“Semuanya. Bisa dari komunitas, bisa dari individu. Target terdekat kami ada Sirnas yang mendatang, juga ada FIP Bronze di bulan Juli,” ucap Ketua ASC Padel Team Ali Harsya Rusmiputro dalam keterangan resmi, Sabtu.
Selain merekrut pelatih asal Spanyol, ASC Padel juga mulai bergerak aktif menambah kekuatan dengan merekrut sejumlah pemain potensial yang telah memiliki rekam jejak mumpuni di tingkat nasional.
Klub ini diperkuat atlet Armando Soemarno yang merupakan finalis Sirnas tiga kali yang telah menjajal turnamen internasional di Shanghai.
Baca juga: Junior Championships jadi ajang regenerasi padel
ASC Padel akan menyiapkan program yang tidak melulu berfokus pada latihan teknis di dalam lapangan, melainkan juga menyentuh aspek kebugaran serta pemulihan fisik demi menunjang performa atlet di level tertinggi.
Manajemen juga membuka peluang mengirim atlet menjalani pemusatan latihan langsung di Spanyol guna memperkaya pengalaman internasional mereka.
Rencananya pada tahap awal akan ada lima hingga enam orang yang akan diberangkatkan untuk menjalani pemusatan latihan di Spanyol.
“Saat ini yang mungkin diberangkatkan masih lima sampai enam orang, tapi kalau target delapan pair dan empat pair perempuan sudah tercapai, bisa berangkat semua,” tutur Ali.
Ketua ASC Imamuddin menegaskan bahwa pembentukan tim ini berakar dari komitmen kuat Ahmad Sahroni dalam memajukan dunia olahraga di Indonesia.
“Saya yakin keseriusan Pak Sahroni dalam membuat ASC Padel ini insyaallah akan seperti ASC Motorsport,” kata Imamuddin.
Baca juga: Padel dan Cheerleaders resmi jadi anggota KOI
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.