Jakarta (ANTARA) – World Boxing Council (WBC) mengumumkan juara dunia kelas super welter putri (69,8 kg) Mikaela Mayer dan Chantelle Cameron akan naik ring pada 29 Agustus mendatang di Birmingham, Inggris, untuk laga penyatuan tiga sabuk juara dunia.
“Pertarungan ini langsung memantapkan posisinya sebagai salah satu kandidat alami untuk Pertarungan Terbaik Tahun Ini,” demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Sabtu.
Setelah menempuh perjalanan gemilang yang membawanya ke Olimpiade 2016 Rio dan mendominasi divisi kelas super bulu dan dan super welter, Mayer membuat lompatan pasti ke kelas 154 pon pada Oktober 2025, ketika ia menaklukkan mahkota WBC yang bergengsi dengan mendominasi petinju Kanada, Mary Spencer.
Mayer akan datang di tanah Inggris pada puncak kariernya sebagai juara kelas super welter WBC dan World Boxing Organization (WBA).
Kini, di bawah bimbingan promotor Most Valuable Promotions (MVP), Mayer menghadapi tantangan paling berat dalam karier profesionalnya.
Ia mengatakan bahwa Chantelle Cameron selalu menjadi nama yang ingin dia tambahkan ke warisan saya dan pertarungan yang menurutnya pantas untuk tinju.
Baca juga: Mikaela Mayer ungguli Mary Spencer untuk jadi juara dunia WBA
Baca juga: Protes aturan tinju, Chantelle Cameron kosongkan gelar juara dunia WBC
Dengan gaya bertarung kedua petinju yang agresif dan ofensif, Mayer meyakini laga mendatang akan menjadi salah satu pertarungan paling menarik di generasi saat ini.
Di hadapannya akan berdiri salah satu petarung paling berprestasi dan dihormati di Inggris Raya Chantelle Cameron yang memiliki rekor 22 kemenangan (delapan KO) dan satu kekalahan.
Cameron sudah sangat memahami arti kejayaan mutlak setelah menguasai divisi kelas super ringan (63,5 kg) sebagai juara tak terbantahkan dengan memegang empat sabuk yaitu WBA, WBC, IBF, WBO.
Ia mencatatkan kemenangan bersejarah di kandang lawan atas legenda Katie Taylor di Dublin untuk mempertahankan seluruh gelarnya. Namun, pada laga ulang bulan November 2023, Katie Taylor menang angka dan merebut seluruh sabuknya.
Cameron kemudian menaklukkan gelar kelas super welter WBO pada bulan April lalu melawan Michaela Kotaskova yang membuatnya tanpa ragu langsung menuntut pertarungan melawan juara untuk WBC dan WBA untuk menunjukkan siapa ratu sejati divisi tersebut.
Baca juga: Juara WBC Ryan Garcia siap bertanggung jawab lawan siapa pun
Baca juga: Pemegang tiga sabuk Katie Taylor hadapi Pili sebagai laga perpisahan
Penerjemah: Aloysius Lewokeda
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.