1. News
  2. Opinion
  3. Gedung Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak, Sudjatmiko: tak Boleh Asal Dibangun

Gedung Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak, Sudjatmiko: tak Boleh Asal Dibangun

gedung-sekolah-rakyat-harus-perhatikan-keselamatan-anak,-sudjatmiko:-tak-boleh-asal-dibangun
Gedung Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak, Sudjatmiko: tak Boleh Asal Dibangun
Gedung Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak, Sudjatmiko: tak Boleh Asal Dibangun
Pengecekan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.(dok.istimewa)

ANGGOTA Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Sudjatmikomemastikan pembangunan berjalan sesuai target, berkualitas, serta mengedepankan aspek keselamatan anak dan keberlanjutan lingkungan. Hal tersebut disampaikan setelah melakukan kunjungan kerja ke Kompleks Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi.

Sudjatmiko menyoroti sejumlah hal penting, mulai dari progres pembangunan, potensi deviasi biaya, hingga kualitas fasilitas yang akan digunakan para siswa nantinya. Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang harus dibangun dengan perencanaan matang agar mampu menjadi sarana pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Kami melihat masih terdapat deviasi pekerjaan yang perlu segera dimitigasi. Jangan sampai persoalan teknis dan manajemen pelaksanaan justru menghambat program yang sangat mulia ini. Karena itu, saya mendorong dilakukan review desain secara menyeluruh agar pelaksanaan proyek dapat berjalan lebih efisien dan tepat waktu,” ujar Sudjatmiko di sela-sela kunjungannya, Minggu (14/6).

Menurutnya, deviasi pekerjaan yang mencapai sekitar 20 persen harus menjadi perhatian serius. Ia menilai pola pelaksanaan subkontrak dan pengelolaan arus kas proyek perlu diperbaiki agar tidak mengganggu progres pembangunan di lapangan.

Selain aspek konstruksi, Sudjatmiko juga memberikan perhatian besar terhadap pengelolaan lingkungan di kawasan Sekolah Rakyat. Ia menilai pembangunan tidak cukup hanya menyediakan embung atau kolam penampungan air, tetapi juga harus dilengkapi dengan sumur resapan guna menjaga keseimbangan air tanah.

“Kalau hanya membuat tampungan air tanpa memperhatikan recharge air tanah, dalam jangka panjang bisa menimbulkan persoalan. Struktur bangunan mungkin tetap aman, tetapi fasilitas lain seperti jalan, lapangan olahraga, dan area publik berpotensi mengalami ambles atau retak. Ini tentu akan menambah biaya perawatan di kemudian hari,” jelasnya.

Sudjatmiko juga meminta agar aspek keselamatan anak menjadi prioritas utama dalam desain bangunan. Ia mengingatkan bahwa siswa Sekolah Rakyat, khususnya jenjang SD kelas 1 hingga kelas 4, masih membutuhkan pengawasan dan perlindungan ekstra.

“Kelas maupun asrama harus dirancang aman. Jika ada bangunan dua lantai, jendelanya harus memiliki pengaman yang memadai. Jangan sampai ada celah yang dapat membahayakan anak-anak. Keselamatan mereka harus menjadi standar utama dalam pembangunan,” tegas legislator PKB tersebut.

Tak hanya itu, ia turut menyoroti kualitas fasilitas sanitasi. Menurutnya, kamar mandi dan toilet harus menggunakan material yang kuat serta tahan terhadap kerusakan sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Jangan hanya mengejar estetika. Pintu kamar mandi, sanitasi, dan seluruh fasilitas pendukung harus memiliki standar kualitas yang baik karena akan digunakan oleh banyak anak setiap hari,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sudjatmiko juga mengusulkan agar konsep penghijauan di lingkungan Sekolah Rakyat tidak hanya menggunakan tanaman perdu, tetapi juga dilengkapi dengan pohon-pohon berbuah seperti jambu, mangga, dan belimbing.

“Anak-anak perlu lingkungan yang asri dan menyenangkan. Kalau ada pohon buah, mereka bukan hanya mendapatkan keteduhan tetapi juga bisa belajar mencintai alam sekaligus memperoleh manfaat dari buah yang dihasilkan. Ini akan menjadi nilai tambah bagi Sekolah Rakyat,” katanya.

Sudjatmiko mengapresiasi pembangunan Sekolah Rakyat sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas. Ia berharap proyek ini dapat menjadi percontohan nasional yang mampu memberikan harapan baru bagi anak-anak Indonesia.

“Program Sekolah Rakyat harus menjadi simbol bahwa negara hadir untuk memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak Indonesia. Karena itu, pembangunan harus dilakukan dengan baik, berkualitas, memperhatikan keselamatan, serta ramah terhadap lingkungan,” pungkasnya. (Cah/P-3)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Gedung Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak, Sudjatmiko: tak Boleh Asal Dibangun
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us