Legenda Asal Usul Pohon Kelapa, Tercipta dari Istri yang Pemarah, Cerita Rakyat Sulawesi Tenggara | Pexels/Bar zy
Pohon kelapa adalah salah satu tumbuhan yang umum dijumpai di berbagai daerah yang ada di Indonesia. Tahukah Kawan, ternyata ada sebuah cerita rakyat dari Sulawesi Tenggara yang menceritakan tentang legenda asal usul pohon kelapa.
Dulunya pohon kelapa tidak ada seperti saat sekarang. Konon pohon ini tercipta dari sebuah kejadian yang melibatkan pertengkaran antara pasangan suami dan istri.
Dalam pertengkaran tersebut, sang istri yang pemarah mengalami kejadian yang mengejutkan. Sebab saat sedang bertengkar dengan sang suami, tubuh si istri tertanam dan menghilang ditelan oleh bumi.
Dari bekas kejadian inilah kemudian muncul pohon yang diyakini sebagai asal usul dari kelapa. Lantas bagaimana kisah dari legenda asal usul pohon kelapa dalam cerita rakyat Sulawesi Tenggara tersebut?
Simak kisah lengkap dari legenda asal usul pohon kelapa dalam artikel berikut.
Legenda Asal Usul Pohon Kelapa, Tercipta dari Istri yang Pemarah, Cerita Rakyat Sulawesi Tenggara
Dinukil dari buku Cerita Rakyat Buton dan Muna di Sulawesi Tenggara, alkisah pada zaman dahulu hiduplah sepasang suami istri tua di sebuah desa. Sang istri sudah berusia cukup tua.
Istri ini sangat suka marah-marah pada suaminya. Apa saja yang dilakukan oleh sang suami, selalu ada celah yang membuatnya marah.
Dari semua itu, sang istri sangat sering marah ketika suaminya terlambat pulang ke rumah. Maklum saja, sebab sang suami bisa menghabiskan waktu seharian untuk bekerja.
Jika terlambat pulang, mulai muncul rasa iri dan curiga pada dirinya. Akibatnya sang istri mulai memikirkan hal jelek yang dilakukan oleh suami.
Misalnya, saat suaminya terlambat pulang, sang istri merasa jika sang suami tengah mendua dengan wanita lainnya. Hal inilah yang sering memancing emosi dari sang istri tersebut.
Padahal di satu sisi, sang suami tidak seperti apa yang dibayangkan istrinya. Sehari-hari dia selalu bekerja keras untuk mencari penghidupan bagi mereka.
Hal ini tentu membuat emosi sang suami juga memuncak. Namun selama ini dia masih bisa menerima dan menahan amarahnya untuk sang istri.
Pada suatu hari, permasalahan yang sama kembali terjadi. Sang suami kembali pulang terlambat ke rumah.
Seperti biasa, sang istri kembali menyambut kedatangan suaminya dengan amarah. Namun kali ini, sang suami tidak bisa menahan emosinya lagi.
Pertengkaran antara keduanya pun akhirnya pecah. Baik sang istri maupun si suami sama-sama memegang egonya masing-masing.
Setelah beradu amarah, sang istri tiba-tiba menangis. Tidak berhenti di sana, dia pun membanting-bantingkan pantatnya ke tanah.
Bantingan ini dia lakukan dengan sangat keras. Saking kerasnya, pantat sang istri tiba-tiba tertanam di dalam tanah.
Tidak berhenti di sana, badannya pun ikut tertanam. Lama kelamaan semua tubuh dari sang istri menghilang dan tertanam di dalam tanah secara keseluruhan.
Setahun berlalu, muncul sebuah pohon dari bekas tanah tempat menghilangnya sang istri tersebut. Konon pohon inilah yang menjadi cikal bakal dari pohon kelapa.
Menurut cerita, hal ini pula yang membuat kelapa memiliki buah seperti kepala manusia. Pada buah kelapa terdapat bagian yang mirip seperti mata dan hidung.
Hal ini pula yang membuat masyarakat dulunya meyakini jika pohon kelapa jarang jatuh dan menimpa langsung manusia. Jika ada kelapa yang jatuh menimpa manusia, maka buahnya termasuk jenis yang tidak memiliki mata seperti pada umumnya.
Begitulah kisah dari asal usul pohon kelapa yang terdapat dalam cerita rakyat Sulawesi Tenggara.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News