Jakarta (ANTARA) – Tim nasional voli putra Indonesia harus puas menjadi runner-up SEA V Cup 2026 setelah dihajar Kamboja 2-3 (23-25, 26-28, 25-23, 25-22, 11-15) pada partai final di Candon City Arena, Filipina, Minggu.
Memulai set pertama, Kamboja langsung tampil agresif dan membuat Indonesia mengalami kebuntuan untuk bisa keluar dari tekanan.
Tim Merah Putih sebenarnya sempat bangkit menjelang akhir set pertama dengan memangkas jarak angka. Akan tetapi, Kamboja tetap mampu mempertahankan keunggulan dan menutup set pembuka dengan kemenangan 25-23.
Memasuki set kedua, Indonesia bermain jauh lebih efektif dari sebelumnya. Poin demi poin mampu didulang oleh anak asuh Reidal Toiran ini.
Namun Kamboja yang sedari awal mampu meladeni permainan terbuka Indonesia mampu memetik kemenangan 28-26.
Dalam kondisi tertinggal dua set, Indonesia menunjukkan respons positif. Tim Merah Putih bermain jauh lebih tenang di set ketiga dengan mendulang poin demi poin dan tidak membiarkan Kamboja berbuat lebih banyak mengambil tempo permainan.
Indonesia akhirnya mampu mengamankan set ketiga lewat kemenangan 25-23.
Baca juga: Indonesia ke final SEA V League 2026
Pada set keempat, Indonesia masih tampil dengan mendikte permainan. Poin demi poin terus diraih oleh Indonesia untuk bisa memaksa pertandingan melaju ke set kelima setelah menang 25-22.
Namun, pada set penentuan, Kamboja kembali memperlihatkan permainan terbaiknya. Mereka langsung membuka keunggulan sejak awal dan mampu menjaga jarak hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 15-11.
“Mental Kamboja sedang naik setelah kemenangan melawan Thailand. PR tim kami adalah start pertandingan yang kurang bagus sehingga mental mereka semakin meningkat,” ujar Asisten Pelatih Timnas Indonesia Nur Widayanto dikutip dari PBVSI.
Nur menilai bahwa saat ini Indonesia masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam penyelesaian serangan dan penerimaan bola pertama yang belum maksimal.
“Selain ada masalah di serangan, penerimaan bola pertama juga kurang baik dan serangan kami tidak cukup membunuh lawan,” imbuhnya.
Nur juga menyoroti kelemahan pertahanan Indonesia yang masih kerap tembus dalam mengantisipasi pola serangan Kamboja yang sebenarnya cukup mudah dibaca.
Kemenangan ini mengantarkan Kamboja menjadi juara SEA V Cup 2026 leg pertama. Kamboja tampil secara mengejutkan dengan menumbangkan dua kekuatan besar di Asia Tenggara yakni Indonesia dan Thailand.
Di pertandingan perebutan tempat ketiga, Thailand mengalahkan Vietnam dengan skor 3-1 (23-25, 30-28, 25-20, 28-26).
Selanjutnya SEA V Cup 2026 masih akan berlanjut ke leg kedua yang berlangsung di Indonesia pada 22-26 Juli 2026.
Baca juga: Timnas voli U18 Indonesia tekuk Bahrain 3-0 kunci posisi 10 besar
Baca juga: Pelatih timnas voli U18 Indonesia belum puas meski atasi Bahrain 3-0
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.