Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggandeng Universitas New York untuk memperkuat kolaborasi riset pengembangan industri olahraga di Tanah Air.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melalui akun media sosial resminya yang dipantau di Jakarta, Kamis, telah menandatangani nota kesepahaman dengan pihak Universitas New York terkait kolaborasi tersebut.
Kerja sama antara Kemenpora dan Universitas New York, lanjutnya menjadi upaya pemerintah membangun ekosistem olahraga nasional yang lebih modern dan berbasis pengetahuan.
Melalui kerja sama itu, Kemenpora berupaya memanfaatkan pengalaman serta keahlian akademik Universitas New York dalam bidang riset olahraga, manajemen industri olahraga, hingga pengembangan kebijakan yang dapat diterapkan untuk kemajuan olahraga nasional.
Menurut Menpora, Indonesia memiliki potensi besar menjadi pusat pertumbuhan olahraga di kawasan Asia Tenggara.
Baca juga: Kemenpora siapkan skema perhitungan dampak ekonomi ajang olahraga
Potensi tersebut didukung jumlah penduduk yang besar, peningkatan minat masyarakat terhadap aktivitas olahraga, serta perkembangan penyelenggaraan berbagai ajang olahraga nasional maupun internasional di Indonesia.
“Sudah saatnya, olahraga bukan lagi dipandang sebagai pusat pembiayaan melainkan sebagai mesin pertumbuhan,” katanya.
Menpora menginginkan olahraga bisa menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan mendorong inovasi, memperkuat wisata olahraga dan menggerakkan ekonomi nasional.
Industri olahraga memiliki peluang besar untuk berkembang melalui berbagai sektor, dari penyelenggaraan kompetisi, pengelolaan fasilitas olahraga, teknologi olahraga, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Selain itu, riset bidang olahraga berdampak pada kebijakan pemerintah yang dapat lebih tepat sasaran dan mampu meningkatkan daya saing atlet Indonesia di tingkat internasional.
Menpora berharap, kolaborasi itu melahirkan generasi baru pemimpin olahraga, memperkuat inovasi, dan membawa Indonesia semakin diperhitungkan di panggung olahraga dunia.
Baca juga: Transformasi olahraga dari medali jadi mesin ekonomi
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.