1. News
  2. Opinion
  3. Delegasi IMT-GT Tinjau Hilirisasi Sawit di KEK Sei Mangkei

Delegasi IMT-GT Tinjau Hilirisasi Sawit di KEK Sei Mangkei

delegasi-imt-gt-tinjau-hilirisasi-sawit-di-kek-sei-mangkei
Delegasi IMT-GT Tinjau Hilirisasi Sawit di KEK Sei Mangkei
Delegasi IMT-GT Tinjau Hilirisasi Sawit di KEK Sei Mangkei
Delegasi IMT-GT serta The 4th Project Implementation Team (PIT) Palm Oil Cooperation Meeting mengunjungi KEK Sei Mangkei.(Dok.Istimewa)

DELEGASI Indonesia, Malaysia, dan Thailand yang mengikuti The 19th Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Working Group on Agriculture and Agribusiness (WGAA) Meeting serta The 4th Project Implementation Team (PIT) Palm Oil Cooperation Meeting mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, Kamis (23/7).

Kunjungan lapangan tersebut bertujuan memperlihatkan implementasi hilirisasi industri kelapa sawit Indonesia secara terintegrasi, mulai dari pengolahan tandan buah segar menjadi minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) hingga pengembangan kawasan industri berbasis sawit.

Kegiatan yang diprakarsai Kementerian Pertanian itu didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV), dan PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA).

Delegasi mengawali kunjungan dengan meninjau Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Mangkei untuk melihat proses produksi CPO, penerapan teknologi, serta standar operasional yang mendukung efisiensi dan keberlanjutan industri. Mereka juga menyaksikan proses sortasi tandan buah segar sebagai bagian dari praktik pengelolaan industri kelapa sawit.

Rombongan kemudian mengunjungi KEK Sei Mangkei dan memperoleh penjelasan mengenai pengembangan kawasan sebagai pusat hilirisasi berbasis kelapa sawit dan karet yang diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah produk perkebunan nasional.

Selain itu, para delegasi diperkenalkan dengan sejumlah produk hilir, antara lain hasil riset Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), produk PT Industri Nabati Lestari (INL), serta produk teh dari Kebun Teh Butong.

KAWASAN INDUSTRI TERINTEGRASI
Senior Executive Vice President (SEVP) Operation PT KINRA mengatakan KEK Sei Mangkei dikembangkan sebagai kawasan industri terintegrasi yang berorientasi ekspor.

“KEK Sei Mangkei dikembangkan sebagai kawasan industri yang terintegrasi dan berorientasi ekspor, sekaligus menjadi contoh pengembangan hilirisasi komoditas perkebunan yang mampu meningkatkan nilai tambah, menarik investasi, serta membuka peluang kerja sama dengan berbagai mitra internasional,” ujarnya.

Menurutnya, kunjungan tersebut melengkapi pembahasan strategis yang telah berlangsung selama forum IMT-GT, sekaligus menunjukkan implementasi nyata pembangunan industri hilir kelapa sawit di Indonesia.

Kementerian Pertanian berharap forum dan kunjungan lapangan itu semakin mempererat kerja sama Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam mengembangkan industri kelapa sawit yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Pemerintah juga menilai dukungan BPDP, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, PTPN IV, dan PT KINRA akan memperkuat sinergi pemerintah, BUMN, dan pelaku industri untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sawit serta memperkokoh posisi Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia.

DUKUNG PENGEMBANGAN
Pengembangan KEK Sei Mangkei. sendiri mendapat dukungan kuat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara (Sumut).

“Pengembangan KEK Sei Mangkei ini sebagai salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah,”kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi
Sumut Sulaiman Harahap seusai menerima pejabat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Asian Development Bank (ADB) di Kantor Gubernur Sumut, Medan, beberapa waktu lalu.

Dukungan ini, lanjut dia, diwujudkan lewat bengkel zona ekonomi khusus bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang diharapkan memperkuat pengelolaan dan pengembangan KEK Sei Mangkei.

Sulaiman mengatakan workshop ini merupakan kerja sama subregional Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA), Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT), dan Greater Mekong Subregion (GMS).

KEK Sei Mangkei ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2012, dan resmi beroperasi pada 27 Januari 2015. (Ant/E-2)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Delegasi IMT-GT Tinjau Hilirisasi Sawit di KEK Sei Mangkei
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us