
Desa Kemiren di Kabupaten Banyuwangi kembali menjadi sorotan nasional. Kali ini, Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan langsung ke Desa Sejahtera Astra Kemiren pada Sabtu (25/7) untuk melihat dari dekat keberhasilan desa tersebut dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya yang berkelanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pariwisata didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Reza Pahlevi, Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti, serta Penggerak Desa Sejahtera Astra Kemiren Mohammad Edy Saputro.
Rombongan meninjau berbagai aktivitas yang menjadi identitas masyarakat Osing. Mulai dari pertunjukan kesenian Gejog Lesung, proses menyangrai Kopi Osing, pembuatan kue tradisional kucur, kerajinan tas anyaman daun kelapa, hingga berbagai produk unggulan yang dipasarkan melalui Pojok UMKM Desa Wisata.
Pada kesempatan tersebut, Astra juga menyerahkan bantuan berupa 20 unit komposter, 50 paket perlengkapan homestay, serta pembangunan amfiteater sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan desa wisata yang berkualitas sekaligus ramah lingkungan.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan apresiasinya atas komitmen Astra dalam mendampingi masyarakat.
“Terima kasih kepada Astra yang telah mendukung dan membina Desa Sejahtera Astra Kemiren. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pengembangan destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan berbasis budaya,” ujarnya.
Astra Dorong Budaya Osing Tetap Lestari Sekaligus Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat apabila dikelola secara tepat.
Menurutnya, kunjungan Kementerian Pariwisata menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat masyarakat Kemiren yang terus mempertahankan identitas budaya Osing di tengah perkembangan zaman.
Sejak 2024, Astra mendampingi Desa Kemiren melalui program Desa Sejahtera Astra yang berfokus pada empat pilar utama, yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Program tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti penguatan Posyandu dan PAUD, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, pengembangan biogas, pemberdayaan pelaku UMKM, peningkatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), hingga pengembangan homestay dan fasilitas pendukung desa wisata.
Pendekatan ini membuat pelestarian budaya berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Tradisi khas Osing seperti Barong Ider Bumi, Tumpeng Sewu, Tari Gandrung, kuliner tradisional, musik daerah, hingga arsitektur khas tetap terjaga sekaligus menjadi daya tarik wisata yang menghasilkan nilai ekonomi.
Pendapatan Warga Naik 33 Persen, Desa Kemiren Raih Pengakuan Internasional
Pendampingan yang dilakukan Astra telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Kemiren. Hingga saat ini, sekitar 300 warga telah terlibat langsung dalam berbagai program pengembangan desa.
Desa tersebut kini memiliki 50 homestay dengan total 92 kamar yang siap menerima wisatawan. Selain itu, terdapat 40 pelaku usaha lokal yang bergerak di sektor kuliner, kerajinan tangan, dan kopi khas Osing.
Sebanyak 40 anggota Pokdarwis juga aktif mengelola berbagai aktivitas wisata sekaligus menjaga kelestarian budaya daerah. Hasilnya, rata-rata pendapatan anggota Pokdarwis meningkat hingga 33 persen dibandingkan sebelumnya.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa budaya lokal tidak hanya menjadi identitas masyarakat, tetapi juga mampu menjadi sumber penghidupan yang membuka peluang ekonomi baru.
Komitmen masyarakat dalam menjaga tradisi juga mendapatkan pengakuan di tingkat nasional maupun internasional. Sejak 2019, Desa Kemiren telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, mulai dari Wonderful Indonesia Impact, Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), hingga ASEAN Tourism Award 2025.
Tak hanya itu, Desa Sejahtera Astra Kemiren juga terpilih dalam The Best Tourism Village Upgrade Program 2025, sebuah pengakuan internasional yang semakin memperkuat posisinya sebagai desa wisata budaya berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Keberhasilan Desa Kemiren menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha mampu menciptakan model pembangunan desa yang tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. Kisah Desa Sejahtera Astra Kemiren pun menjadi contoh nyata bahwa budaya lokal dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi sekaligus daya tarik wisata yang diakui dunia.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News
Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.
Tim Editor