Evakuasi Terlalu Berisiko, Pendaki Leuser Akhirnya Dimakamkan di Kamp Lapangan Bola Atas Izin Keluarga.
Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Kris Biantoro (49), pendaki asal Binjai, Sumatera Utara, di jalur pendakian Gunung Leuser.
Almarhum dimakamkan di Kamp Lapangan Bola, yang merupakan titik peristirahatan di jalur turun menuju Kedah, Gayo Lues.
▶️ Fakta Resmi dari Pihak Berwenang:
Keterangan ini mengutip langsung pernyataan Ali Sadikin, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Blangkejeren. Beliau mengonfirmasi adanya surat pernyataan dari pihak keluarga yang mengizinkan jenazah Kris Biantoro (49) dimakamkan di Kamp Lapangan Bola. Tindakan evakuasi untuk membawa jenazah ke bawah urung dilakukan karena dinilai berisiko terlalu tinggi bagi tim SAR akibat cuaca dan medan.
▪️ Kronologi Kejadian:
Korban diduga kuat mengalami hipotermia pada Kamis pagi (9/4/2026). Rekan setim telah melakukan tindakan RJP (Resusitasi Jantung Paru) selama kurang lebih 3 jam sebagai standar upaya penyelamatan, namun nyawa beliau tidak tertolong.
▪️ Keputusan Keluarga:
Mengutamakan keselamatan tim yang bertugas di lapangan dan atas dasar keikhlasan penuh, pihak keluarga memberikan izin agar almarhum dimakamkan di lokasi tersebut.
📌 Catatan Penting Dulur Gunung:
Keputusan untuk menghentikan evakuasi ini adalah penerapan murni dari SOP Safety First. Alam memiliki aturannya sendiri. Memaksakan evakuasi di tengah cuaca ekstrem dan medan Leuser yang berat justru akan mengancam nyawa tim SAR gabungan.
Mari kirimkan doa terbaik. Semoga almarhum beristirahat dengan damai, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan. 🙏
Bantu bagikan informasi ini agar pesannya sampai ke rekan pendaki lain dan sebarkan sebagai pengingat pentingnya SOP keselamatan pendakian bagi kita semua.
#dulurgunung #gunungleuseur #infopendaki #pendakimeninggal #gunungindonesia