Jakarta (ANTARA) – Sejumlah pebulu tangkis muda menjadikan gelar kategori U-19 Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 sebagai modal meningkatkan kepercayaan diri dalam menatap Kejuaraan Dunia Junior (WJC) di Kairo, Mesir pada Oktober dan turnamen nasional berikutnya.
Ghina Khairani Guniandi membuka peluang untuk terpilih dalam skuad WJC 2026 setelah menjuarai tunggal taruna putri dengan mengalahkan Hani Miftasari dua gim langsung 21-15, 21-11 pada partai final di Jakarta, Sabtu.
“Saya berharap bisa terpilih di skuad WJC 2026, semoga hasil ini bisa menjadi batu loncatan,” kata Ghina setelah laga.
Pemain Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya tersebut melanjutkan catatan positifnya di Kapolri Cup setelah tahun lalu menjuarai kategori remaja dan tahun ini menjadi kampiun kategori taruna.
Menghadapi Hani untuk kelima kalinya, Ghina memilih memperkuat pertahanan guna meredam permainan menyerang lawannya. Kemenangan tersebut membuat catatan pertemuan keduanya menjadi 3-2 untuk keunggulan Ghina.
Harapan masuk skuad WJC juga disampaikan juara tunggal taruna putra Radithya Bayu Wardhana. Pemain unggulan pertama asal Djarum Kudus itu mengalahkan rekan satu klubnya, Yudha Rendra Wijaya, 21-11, 21-15.
“Makna dari kemenangan ini membuat kepercayaan diri saya naik. Jika saya terpilih masuk tim WJC pastinya mau menampilkan yang terbaik dan menyumbangkan medali,” ujar Radithya.
Sementara itu, Moses Andar Simanjuntak/Reya Azzahra Yulianti menjuarai ganda campuran taruna setelah bangkit dari kekalahan pada gim pertama untuk menundukkan unggulan pertama Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani 20-22, 22-20, 21-13.
Gelar tersebut menjadi pencapaian penting bagi Moses/Reya setelah pada Kapolri Cup tahun lalu langkah mereka terhenti di babak 16 besar.
Moses mengatakan kemenangan pada gim kedua membuat mereka lebih percaya diri dan konsisten menjalankan pola permainan pada gim penentuan.
Moses/Reya selanjutnya akan bersiap menghadapi Hydroplus Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2026 dengan membawa pengalaman dan kepercayaan diri dari Kapolri Cup.
Pada nomor ganda taruna putra, Anju Siahaan/Faizal Pangestu mengalahkan Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono 21-16, 21-18.
Kemenangan tersebut membuat Anju/Faizal unggul 2-1 dalam tiga pertemuan melawan Mubarrok/Edsel sepanjang tahun ini.
Adapun gelar ganda taruna putri diraih Adelia Nirul M/Yasintha Ristyna Putri setelah menundukkan Nadhifa Nur Zahra/Nathania Prasetya 21-13, 21-18.
Gelar itu menjadi trofi ketiga bagi Adelia/Yasintha sejak mulai dipasangkan pada tahun ini. Keduanya harus beradaptasi karena sama-sama memiliki karakter sebagai pemain belakang.
Baca juga: Piala Kapolri 2026 buka jalan pebulu tangkis muda menuju Pelatnas
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.