1. News
  2. Mancing Mania
  3. Keseruan BTN Fishing, Trip Laut Spot Tanjung Lesung, Strike Marlin, Tuna, GT, Kerapu, Kakap Merah

Keseruan BTN Fishing, Trip Laut Spot Tanjung Lesung, Strike Marlin, Tuna, GT, Kerapu, Kakap Merah

keseruan-btn-fishing,-trip-laut-spot-tanjung-lesung,-strike-marlin,-tuna,-gt,-kerapu,-kakap-merah
Keseruan BTN Fishing, Trip Laut Spot Tanjung Lesung, Strike Marlin, Tuna, GT, Kerapu, Kakap Merah

Dera Risandi, Ketua BTN Fishing Club pose dengan ikan marlin

Kabarmancing.com, Jakarta – Kegiatan komunitas mancing BFC (BTN Fishing Club) dari Bank BTN tidak sebatas mancing di kolam pancing saja, namun sudah merambah ke laut. Ya, beberapa waktu lalu BTN Fishing mengadakan trip mancing laut di kawasan Tanjung Lesung, Banten.

Maniak Mancing BTN Fishing Club foto bersama dengan ikan hasil tangkapan

    “Mancing laut ini dalam rangka Event BTN Fishing, tidak hanya di kolam ikan air tawar namun BTN Fishing juga mengadakan event mancing di air asin yaitu laut. Untuk mancing laut ini belum ter-schedule secara aktif karena masih belum event resmi dari BTN Fishing, namun yang pasti ini sudah dirutinkan untuk 1 tahun sekali. Trip ini diikuti sebanyak 7 orang,” ujar Dera Risandi selaku Ketua BFC dalam keterangannya kepada kabarmancing.com.

Hasil tangkapan yang memuaskan

    Lanjutnya, “Kami berangkat dari Jakarta dan janjian pada satu titik point di Menara BTN Gajah Mada. Kami berangkat dari Menara BTN Jumat malam 22 Mei 2026 pukul 22.00 WIB menuju Tanjung Lesung ke Dermaga Kp. Nelayan dan kami sampai dermaga pukul 02.30 dinihari Sabtu pagi. Sampai disana kami berbincang, ngemil, ngopi dan sholat menunggu keberangkatan ke lokasi. Kami start jam 05.00 dan berangkat menuju lokasi setelah sholat subuh,” ujar Dera.

    Ya, keterangan Dera spot mancingnya berada di sekitaran Tanjung Lesung dan berpindah-pindah tempat dari pulau ke pulau lainnya. Selama trip berjalan keadaan cuaca saat keberangkatan cukup bersahabat. Langit masih gelap menjelang subuh dengan angin yang relatif tenang dan gelombang laut cukup bersahabat sehingga perjalanan menuju spot terasa nyaman. Setelah sekitar satu jam perjalanan menggunakan kapal, Tim tiba di spot pertama sekitar pukul 06.00 WIB, bertepatan dengan matahari mulai terbit. Pemandangan sunrise di tengah laut menjadi pengalaman yang sangat indah dan menambah semangat seluruh Tim BTN Fishing untuk memulai aktifitas memancing.

Berpose dengan ikan hasil pancingan

    Untuk umpan yang digunakan cukup beragam, disesuaikan dengan target ikan yang akan dipancing. Ada menggunakan umpan hidup seperti ikan kecil dan cumi-cumi hidup, serta umpan segar berupa potongan cumi dan ikan. Selain itu, beberapa peserta juga menggunakan umpan konceran dengan ikan tembang.

    Sedangkan teknik mancing yang digunakan menggunakan beberapa teknik memancing. Teknik yang paling sering digunakan bottom fishing (mancing dasaran) dengan menggunakan pemberat agar umpan berada di dasar laut, karena banyak ikan target berada di area tersebut.

Pak Hernawan tunjukkan ikan hasil pancingan 

    Selain itu, beberapa tim juga mencoba teknik slow jigging menggunakan metal jig atau ikan tembang sebagai konceran untuk mencari ikan predator. Pergantian teknik dilakukan sesuai kondisi arus dan lokasi spot yang disinggahi.

    Saat seluruh tim sedang beraksi di spot beberapa sambaran ikan terjadi. Suasana diatas kapal pun sangat meriah dan penuh keakraban. Seluruh peserta saling membantu, berbagi pengalaman, serta bercanda selama perjalanan. Ketika salah satu joran mendapatkan sambaran ikan, suasana langsung berubah menjadi sangat antusias. Seluruh peserta memberikan semangat dan ikut memperhatikan proses strike hingga ikan berhasil dinaikkan ke atas kapal, apalagi saat menarik ikan tuna dan ikan marlin, sorak sorai dan tawa terdengar setiap kali ikan berhasil didaratkan, sehingga kebersamaan selama trip terasa semakin hangat.

Adi Prasetya dengan ikan hasil tangkapan

    “Kami berhasil mendapatkan beberapa ikan berukuran cukup besar diantaranya ikan kakap merah, kerapu, GT (Giant Trevally), marlin, tuna dan beberapa jenis ikan karang lainnya yang memberikan perlawanan cukup kuat saat dipancing,” pungkas Dera semangat.

    Bobot ikan hasil tangkapan selama trip hari itu kakap merah 2 – 4 kg, kerapu sekitar 1 – 3 kg,  GT (Giant Trevally) sekitar 2 – 3 kg, ekor kuning 2 – 3 kg dan ikan marlin sekitar 35 – 40 kg. Secara keseluruhan, Tim BFC berhasil memperoleh sekitar 15–25 ekor ikan dengan berbagai jenis dan ukuran. Hasil tersebut cukup memuaskan mengingat kondisi arus laut yang berubah-ubah selama perjalanan.

Tim BTN Fishing menuju spot 

    Bagi Dera dan rekan-rekan banyak peristiwa berkesan selama melakukan trip hari itu, “Pengalaman yang paling berkesan adalah ketika seluruh peserta dapat menikmati kebersamaan di tengah laut, jauh dari kesibukan pekerjaan sehari-hari. Selain menikmati indahnya matahari terbit di lautan, momen yang paling menegangkan adalah saat salah satu peserta mendapatkan strike ikan besar yang membutuhkan waktu cukup lama untuk menaklukkannya. Semua peserta ikut memberikan semangat hingga akhirnya ikan berhasil dinaikkan keatas kapal. Kebersamaan, kekompakan, saling membantu, serta canda tawa selama perjalanan menjadikan trip ini bukan hanya sekadar kegiatan memancing, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan antar anggota BTN Fishing. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi agenda rutin setiap tahunnya dengan peserta yang semakin banyak dan hasil tangkapan yang lebih memuaskan,” tutup Dera dengan cerita keseruan trip BTN Fishing di Tanjung Lesung.(dera risandi/foto dok:btn fishing)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Keseruan BTN Fishing, Trip Laut Spot Tanjung Lesung, Strike Marlin, Tuna, GT, Kerapu, Kakap Merah
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us