Bola.com, Jakarta – Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menyinggung absennya 14 pemain dari Timnas Indonesia ketika gagal di Piala AFF 2026.
Timnas Indonesia memang tidak turun dengan kekuatan terbaik di Piala AFF 2026. Tim berjuluk Skuad Garuda itu tak bisa memanggil pemain yang berkarier di luar negeri.
Namun, Timnas Indonesia masih bisa menurunkan beberapa eks diaspora yang bermain di kompetisi domestik seperti Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, Shayne Pattynama, Sandy Walsh, Jordi Amat, hingga Tim Geypens.
“Tapi juga kita harus sadar bahwa Timnas Indonesia kurang lebih 14 pemain yang tidak memperkuat di Piala AFF,” ujar Yunus Nusi setelah rapat koordinasi lintas lembaga untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026).
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Komentar Yunus Nusi
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,565,20,0)/kly-media-production/medias/4326907/original/053707300_1676562939-20231602IQ_Kongres_PSSI_35.JPG)
Hanya Mitchell Baker, pemain diaspora yang bisa membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Status penyerang berusia 19 tahun itu juga masih bagian dari Georgetown University di kejuaraan antarkampus Amerika Serikat.
“PSSI menyadari bahwa kita juga tidak akan memaksa mereka, kemudian juga kita menjalin kerja sama dan hubungan baik dengan klub mereka untuk tidak memaksa mereka agar ikut di Piala AFF,” ucap Yunus Nusi.
Piala AFF 2026 memang bukan agenda FIFA sehingga klub-klub tidak wajib untuk melepas pemainnya ke Timnas Indonesia.
“Maka ada 14 pemain kita yang memang kita tetap berikan keleluasaan untuk tidak ikut di Piala AFF. Saya juga bisa membayangkan kalau mereka juga ikut, maka tentu kita mendapatkan prestasi yang terbaik,” tuturnya.
Siapa Saja 14 Pemain yang Dimaksud?
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,565,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
Yunus Nusi tidak mengungkap siapa saja 14 nama yang absen dari Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Namun, belasan pemain diaspora memang tidak masuk Skuad Garuda contohnya Maarten Paes, Emil Audero, Elkan Baggott, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Jay Idzes, Mathew Baker, hingga Dean James.
Selain itu, Nathan Tjoe-A-On, Joey Pelupessy, Ole Romeny, Adrian Wibowo, dan Miliano Jonathans juga tidak dapat memperkuat armada John Herdman itu.
“Pun demikian juga kita harus menjaga kondisi mereka, karena kita juga punya proyeksi program yang, event yang begitu besar lagi di waktu-waktu yang akan datang,” ucap Yunus Nusi.
FIFA ASEAN Cup 2026
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,565,20,0)/kly-media-production/medias/5543199/original/008507800_1775018937-dony_2.jpg)
Sementara itu, PSSI ingin 14 pemain itu dalam kondisi yang prima ketika dipanggil Timnas Indonesia yang menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 pada September-Oktober 2026.
“Termasuk FIFA ASEAN Cup. Ini juga bagian dari gengsi negara kita karena ada label FIFA-nya. Nah, yang berikutnya juga kita tidak mau mereka cedera,” ungkap Yunus Nusi.
Yunus Nusi juga membocorkan bahwa Timnas Indonesia akan beruji coba dengan negara Piala Dunia 2026 dalam FIFA Matchday setelah FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan diumumkan oleh Erick Thohir selaku Ketua PSSI.
“Kemudian juga kita akan ada FIFA Matchday yang nanti akan diumumkan oleh Ketua PSSI, negara mana, dan mudah-mudahan negara yang peringkatnya, bahkan negara yang ikut di Piala Dunia, nanti Ketua Umum yang akan mengumumkan,” papar Yunus Nusi.
Piala Asia 2027
Sesudah FIFA ASEAN Cup 2026 dan FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia akan menjalani satu di antara turnamen terpenting, Piala Asia 2027, pada Januari-Februari tahun depan.
“Kemudian juga ada Piala Asia. Jadi hal yang penting bagi kami, kami tetap memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pemain,” terang Yunus Nusi.
“Dan di waktu bersamaan juga kami berharap teman-teman netizen, suporter, untuk tidak mencela atau memberikan kritikan yang pedas kepada pemain. Kita jaga mereka, karena kita punya event-event yang besar di waktu-waktu yang akan datang,” paparnya.