Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Tigor Tanjung menilai Maybank Marathon bisa menjadi parameter penyelenggaraan lomba lari jalanan internasional di Indonesia, melalui konsistensi kualitas dan kepatuhan terhadap standard World Athletics.
“Maybank Marathon bisa menjadi role model. Dari tahun ke tahun, mereka selalu menjaga konsistensi. Jadi, saya pikir tidak mudah 15 tahun mempertahankan kualitas di level tertinggi secara menyeluruh,” kata Tigor dalam konferensi pers persiapan Maybank Marathon 2026 di Jakarta, Rabu.
Dia menjelaskan, penyelenggaraan yang ke-15 di Bali pada 21-23 Agustus, menjadi bukti komitmen panitia untuk mendukung gaya hidup sehat bagi masyarakat, sekaligus mempopulerkan cabang olahraga atletik yakni lomba lari jarak 10 kilometer hingga 42,1 kilometer atau maraton.
Lebih lanjut dia menjelaskan, sejak awal penyelenggaraan pada 2012, ajang tersebut telah menunjukkan komitmen mengikuti aturan teknis yang berlaku dalam olahraga atletik internasional. Konsistensi itu pun berbuah pengakuan kepada Maybank Marathon dari World Athletics dengan status Elite Label selama beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Pelari Indonesia berpeluang tampil di Nagoya Women’s Marathon 2027
Menurut dia, mempertahankan kualitas penyelenggaraan secara menyeluruh selama 15 tahun bukan perkara mudah. Sebab sejumlah ajang serupa terkadang memiliki keunggulan pada aspek tertentu, tetapi masih memiliki kekurangan pada sisi lainnya sehingga kualitas keseluruhan tidak merata.
Tigor menambahkan konsistensi Maybank Marathon tidak terlepas dari tim penyelenggara yang terus mendedikasikan diri untuk menjaga kualitas kegiatan.
PB PASI, kata dia, juga merasa bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan ajang tersebut sejak awal.
Selain menjadi sebuah lomba, agenda itu turut membantu memperkenalkan olahraga atletik kepada masyarakat serta meningkatkan popularitas pelari jarak jauh Indonesia. Kehadiran pelari dunia juga menjadi daya tarik sekaligus kesempatan bagi atlet lokal untuk mengukur kemampuan.
Baca juga: Menpora sebut ajang maraton perkuat “sport tourism” dan ekonomi daerah
*Karena sebagai ajang berlabel Elite, Maybank Marathon harus menghadirkan pelari elite atau kelas dunia,” ujar Waketum PB PASI itu.
Fakta tersebut memungkinkan atlet Indonesia untuk bertanding langsung dengan pelari internasional tanpa harus keluar biaya lebih guna mengikuti perlombaan di luar negeri, sehingga pengalaman dan daya saing mereka dapat berkembang.
Momentum ini, tambah Tigor, memberi ruang bagi pembinaan atlet nasional, karena mereka dapat melihat standar kompetisi persaingan pelari elite dunia.
Penyelenggaraan Maybank Marathon 2026 di Bali pada 21-23 Agustus menjadi bentuk komitmen Maybank Indonesia mendukung gaya hidup sehat masyarakat melalui penyelenggaraan ajang lari internasional yang sudah memasuki edisi ke-15. Pada edisi 2026 akan diikuti 14.100 peserta dari 46 negara, termasuk 12 pelari elite yang diundang untuk bersaing dalam ajang tersebut.
Baca juga: Pelari disarankan memantau detak jantung selama lari maraton
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.