Jakarta (ANTARA) – Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan tidak ingin terlena setelah melewati dua pertandingan awal Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan kemenangan dua gim langsung menyusul tantangan lebih berat akan menanti pada babak 16 besar di New Delhi, India.
“Bagi saya, setiap pertandingan adalah ujian tentang bagaimana saya merespons. Tidak ada pertandingan yang mudah di Kejuaraan Dunia karena semua pemain datang untuk mendapatkan hasil terbaik,” kata Alwi dalam keterangan resmi PBSI setelah mengalahkan wakil Finlandia Joakim Oldorff dengan skor 21-12, 21-9, Rabu.
Pendekatan tersebut membuat Alwi tidak memandang dua pertandingan pertama sebagai sekadar pemanasan meski mampu menyelesaikan keduanya tanpa kehilangan gim.
Dia memilih tetap menjaga fokus dan memberikan kemampuan terbaik pada setiap kesempatan sebelum menyerahkan hasil akhir kepada Tuhan.
Baca juga: Sabar/Reza matangkan strategi hadapi Lee/Yang di 16 besar
Menghadapi Oldorff, Alwi sempat dituntut menyesuaikan diri dengan pola permainan pemain Eropa yang dinilai berbeda dari karakter lawan-lawan Asia.
“Lawan mempunyai pola yang sedikit berbeda dan cukup tricky, tetapi saya sudah mengantisipasinya. Jeda satu hari juga membantu pemulihan sehingga kondisi saya cukup baik untuk pertandingan itu,” ujarnya.
Alwi mampu mengendalikan permainan hingga menutup pertandingan hanya dalam dua gim dan bersiap menghadapi persaingan yang semakin ketat.
“Alhamdulillah saya bisa mengatasi pertandingan ini. Sekarang fokusnya mempersiapkan diri semaksimal mungkin karena pertandingan berikutnya pasti akan lebih berat,” kata Alwi yang pada babak pertama menang atas wakil Korea Selatan Yoo Tae Bin dua gim langsung 21-17, 21-12.
Baca juga: Thalita anggap duel dengan An Se Young tolok ukur pembenahan
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.