1. News
  2. Liga Olahraga
  3. Pacheco siap terjun ke kancah tersulit incar sabuk juara dunia WBA

Pacheco siap terjun ke kancah tersulit incar sabuk juara dunia WBA

pacheco-siap-terjun-ke-kancah-tersulit-incar-sabuk-juara-dunia-wba
Pacheco siap terjun ke kancah tersulit incar sabuk juara dunia WBA

Jakarta (ANTARA) – Petinju kelas super menengah (76,2 kg) Diego Pacheco mengaku siap terjun ke kancah tersulit di divisi tersebut dengan mengincar sabuk juara juara dunia World Boxing Association (WBA) milik Jaime Munguia.

“Sebelumnya saya dianggap berisiko tinggi dengan imbalan rendah, tetapi saya telah dijanjikan pertarungan perebutan gelar juara dunia dalam kontrak ini dengan Matchroom, dan mudah-mudahan kita bisa mewujudkannya. Saya ingin lawan dengan nama besar selanjutnya,” kata Diego Pacheco dalam laporan The Ring yang dikutip di Jakarta, Selasa.

Pacheco baru saja meraih kemenangan KO ronde ke-11 atas Immanuwel Aleem pada bulan lalu. Dengan kemenangan tersebut, petinju asal Amerika Serikat itu memastikan dirinya tetap berada di tengah-tengah peringkat dengan rekor 26 kemenangan termasuk 19 kemenangan knockout (KO).

Ia pun langsung mendesak untuk bertarung melawan juara kelas menengah super WBA, Jaime Munguia, tetapi promotor Eddie Hearn mengusulkan pertarungan potensial lainnya melawan Armando Resendiz dan Bruno Surace yang akan memberi Pacheco lebih banyak pengalaman.

Pacheco memilih untuk tetap sabar dan mempercayai prosesnya, tetapi petinju berusia 25 tahun itu menegaskan bahwa ia siap menghadapi juara bertahan dan para pesaing utama, terutama dengan pelatih baru Buddy McGirt yang memimpin tim.

“Masing-masing juara adalah lawan yang tangguh dan petarung yang tangguh. Mereka semua seimbang. Jika saya bisa memilih salah satu juara, itu akan menjadi Munguia karena saya merasa dia adalah nama terbesar dan daya tarik terbesar,” katanya.

Baca juga: Navarrete dan Foster dilaporkan sepakati laga penyatuan sabuk juara

Ia mengatakan, jika pertarungan melawan Munguia terwujud maka akan menjadi pertarungan yang sulit. Pertarungan itu, kata dia, akan menjadi pertarungan hebat yang disukai para penggemar.

Pacheco menjelaskan bahwa Munguia berada di bawah bimbingan Eddy Reynoso, dan jika ia mengalahkan orang seperti Munguia, maka ia bisa melangkah dengan sempurna ke pertarungan melawan Canelo Alvarez.

“Dalam dunia yang ideal, begitulah seharusnya,” katanya.

Setelah menolak pertarungan melawan Christian Mbilli dan Hamzah Sheeraz selama setahun terakhir karena berbagai alasan, Pacheco menyatakan bahwa dia siap menghadapi seluruh tantangan di kelas 168 pon yang dihuni pemegang gelar Osleys Iglesias dan petarung papan atas seperti Caleb Plant, Jermall Charlo, Edgar Berlanga, dan Demetrius Andrade.

Pacheco menambahkan bahwa dirinya saat ini berada di tahap kedua dalam karir tinjunya sehingga tahap pembelajaran telah berakhir. Baginya, sekarang adalah saatnya untuk mengerahkan seluruh kemampuan dan benar-benar membangun warisan.

“Saya akan mencapainya dengan menemukan nama-nama terbaik,” katanya.

Baca juga: Claressa Shields pastikan laga lawan juara sejati Price bakal terwujud

Baca juga: Usai kalahan Scott, Shields tak sabar hadapi Lauren Price

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Pacheco siap terjun ke kancah tersulit incar sabuk juara dunia WBA
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us