Jakarta (ANTARA) – Apriyani Rahayu terus mengubah pola permainan dan rotasi bersama Dejan Ferdinansyah menjelang tampil pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, 25-30 Agustus.
“Yang menjadi tantangan saya pindah ke ganda campuran mungkin di adaptasi pola main, karena di ganda putri saya sebagai playmaker, namun di ganda campuran saya harus bermain di depan,” kata Apriyani dalam keterangan PBSI di Jakarta, Senin.
Peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Greysia Polii itu juga terus membangun komunikasi dengan Dejan yang menurutnya memiliki karakter berbeda dibandingkan ketika berpasangan dengan pemain putri.
“Saya dan Dejan masih terus mencoba menjaga komunikasi baik di dalam maupun di luar lapangan dan alhamdulillah sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.
Baca juga: Apriyani Rahayu beralih ke ganda campuran bersama Dejan Ferdinansyah
PBSI memproyeksikan Apriyani ke sektor ganda campuran bersama Dejan sejak akhir Juni. Pasangan tersebut mendapat kesempatan menjalani enam turnamen internasional sebelum dievaluasi lebih lanjut.
Dejan/Apriyani menjalani debut pada Taipei Open 2026 akhir Juli ketika terhenti pada babak pertama oleh Jepang Haruki Kawabe/Kokona Ishikawa.
“Waktu junior saya pernah bermain ganda campuran, namun karena sudah fokus di ganda putri, jadi ini akan menjadi tantangan buat saya,” kata Apriyani.
Baca juga: Lanny/Apriyani tak ingin buru-buru bicara Olimpiade Los Angeles 2028
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.