1. News
  2. Sepakbola
  3. 9 fakta menarik Super League 2026/2027, ada aturan baru

9 fakta menarik Super League 2026/2027, ada aturan baru

9-fakta-menarik-super-league-2026/2027,-ada-aturan-baru
9 fakta menarik Super League 2026/2027, ada aturan baru

Jakarta (ANTARA) – Super League 2026/2027 akan segera bergulir. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut akan memulai pertandingan pekan pertama pada Jumat, 4 September 2026.

Sebanyak sembilan pertandingan akan tersaji pada matchday pertama. Beberapa laga langsung menarik perhatian, seperti Borneo FC Samarinda kontra Persija Jakarta serta Persib Bandung melawan PSM Makassar.

Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC akan menjadi laga pembuka yang dimainkan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat (4/9), pukul 15.30 WIB.

Pada malam harinya, Bali United menghadapi PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Persaingan kemudian berlanjut hingga Minggu. Salah satu duel yang paling dinanti adalah Persib Bandung vs PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Namun, musim 2026/2027 bukan sekadar pergantian jadwal dan persaingan klub untuk menjadi juara. Ada sejumlah perubahan dan aturan baru yang membuat kompetisi musim ini cukup menarik untuk disimak.

Mulai dari hadirnya turnamen baru bernama League Cup, perubahan nama sejumlah klub, hingga dihapusnya larangan suporter tim tamu hadir di stadion. Berikut sejumlah fakta penting tentang Super League 2026/2027.

1. Ada turnamen baru bernama League Cup

Salah satu perubahan terbesar musim ini adalah hadirnya kompetisi tambahan bernama League Cup.

Turnamen tersebut menjadi ajang baru yang akan melengkapi kalender sepak bola Indonesia. Fase grup dijadwalkan berlangsung pada November hingga Desember 2026.

Setelah fase grup, kompetisi akan berlanjut ke babak 12 besar hingga perempat final yang dijadwalkan berlangsung pada awal 2027.

Dengan adanya League Cup, klub-klub Super League bakal menghadapi jadwal yang lebih padat. Rotasi pemain dan kedalaman skuad pun bisa menjadi faktor penting sepanjang musim.

Baca juga: Ketum PSSI: Kualitas Liga Indonesia terus meningkat

2. Sistem jadwal mengadopsi Premier League dan J.League

Penyusunan jadwal Super League 2026/2027 juga mengalami perubahan.

Musim ini, sistem penyusunan jadwal mengadopsi standar yang digunakan kompetisi seperti Premier League dan J.League.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan kompetisi, termasuk dalam hal penyusunan kalender pertandingan agar lebih terstruktur.

3. Ada klub yang berganti nama dan home base

Sejumlah klub juga mengalami perubahan identitas menjelang musim baru.

Adhyaksa Banten berubah nama menjadi Isen Mulang Kalteng. Klub tersebut akan menggunakan Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, sebagai home base.

Perubahan lainnya terjadi pada Malut United yang bertransformasi menjadi Java United FC. Klub tersebut bermarkas di Stadion Jatidiri, Semarang.

Perubahan ini membuat peta persaingan Super League 2026/2027 menjadi semakin menarik untuk diikuti.

4. Isenmulang Kalteng FC menjalani debut di kasta tertinggi

Perubahan nama dan home base membuat Isenmulang Kalteng FC menjadi salah satu klub yang mendapat sorotan.

Mereka akan menjalani debut di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim 2026/2027.

Pertandingan pertama mereka langsung cukup menantang karena harus menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada Jumat (4/9/2026).

Laga tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Isenmulang untuk menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level teratas.

Baca juga: Jadwal pekan perdana BRI Super League 2026/2027

5. PSS Sleman kembali ke kasta tertinggi

Selain debut Isenmulang, musim baru juga ditandai dengan kembalinya PSS Sleman ke kompetisi kasta tertinggi.

PSS sebelumnya harus turun ke Championship. Setelah berhasil mendapatkan tiket promosi, Super Elang Jawa kembali berkompetisi di level elite.

Laga pertama mereka juga tidak mudah karena harus bertandang menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

6. Kuota pemain asing tetap 11 pemain

Aturan pemain asing pada Super League 2026/2027 masih mempertahankan kuota maksimal 11 pemain asing yang dapat didaftarkan oleh setiap klub.

Namun, ada batasan pada daftar pertandingan. Dari 11 pemain asing yang didaftarkan, maksimal sembilan pemain dapat masuk ke dalam skuad pertandingan.

Sementara itu, maksimal tujuh pemain asing diperbolehkan bermain di lapangan secara bersamaan.

Aturan tersebut membuat klub tetap memiliki ruang untuk mendatangkan pemain asing, tetapi harus pintar mengatur komposisi skuad pada setiap pertandingan.

7. Larangan suporter tim tamu resmi dihapus

Kabar yang juga ditunggu para suporter adalah dihapusnya aturan larangan kehadiran suporter tim tamu.

Pada musim 2026/2027, pendukung tim tamu kembali diperbolehkan hadir di stadion.

Namun, kebijakan tersebut datang dengan catatan penting. Klub dan suporter wajib menjaga keamanan serta ketertiban selama pertandingan.

Jika penerapannya menimbulkan masalah serius, bukan tidak mungkin aturan tersebut kembali dievaluasi dan dicabut.

Karena itu, musim ini menjadi momentum penting bagi suporter untuk menunjukkan bahwa pertandingan sepak bola bisa berlangsung dengan atmosfer panas di tribun tanpa mengorbankan keamanan.

Baca juga: Bhayangkara datangkan gelandang timnas Kosta Rika

8. Standar lisensi klub naik dari lima menjadi tujuh aspek

I.League juga meningkatkan parameter standarisasi lisensi klub.

Jika sebelumnya terdapat lima aspek yang menjadi parameter, musim ini jumlahnya dinaikkan menjadi tujuh aspek.

Peningkatan standar tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong klub-klub Indonesia agar semakin profesional dalam mengelola sepak bola, baik dari sisi manajemen maupun operasional klub.

9. Target menembus 10 besar klub Asia

Peningkatan standar kompetisi tidak berhenti pada aspek domestik.

I.League menargetkan kompetisi sepak bola Indonesia mampu membawa klub-klubnya menembus posisi 10 besar Asia.

Target tersebut tentu bukan pekerjaan mudah. Namun, peningkatan standar lisensi klub, pengelolaan kompetisi, kualitas pertandingan, hingga pembenahan aspek pendukung menjadi bagian dari jalan menuju target tersebut.

Jika berbagai perubahan pada musim 2026/2027 berjalan sesuai rencana, Super League diharapkan tidak hanya semakin kompetitif di level nasional, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing klub Indonesia di Asia.

Super League 2026/2027, musim dengan banyak perubahan

Super League 2026/2027 membawa sejumlah perubahan yang membuat musim baru layak dinantikan.

Selain persaingan memperebutkan gelar juara, penggemar sepak bola Indonesia akan melihat debut Isenmulang Kalteng FC, kembalinya PSS Sleman, perubahan identitas sejumlah klub, hingga hadirnya League Cup sebagai turnamen baru.

Aturan suporter tamu yang kembali dibuka juga berpotensi membuat atmosfer pertandingan menjadi lebih meriah.

Di sisi lain, peningkatan standar lisensi klub dan target menembus 10 besar Asia menunjukkan bahwa musim ini tidak hanya berbicara soal hasil di atas lapangan. Ada ambisi untuk membawa pengelolaan sepak bola Indonesia ke level yang lebih tinggi.

Kini, semuanya akan mulai diuji ketika bola pertama Super League 2026/2027 ditendang pada Jumat, 4 September 2026.

Baca juga: Java United jual tiket laga perdana seharga Rp15 ribu

Baca juga: Pratama Arhan jalani pemulihan cedera 4-6 pekan

Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
9 fakta menarik Super League 2026/2027, ada aturan baru
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us