1. News
  2. Kombitainment
  3. The Telemarketers Bawa Nuansa Sci-Fi dalam Singel Terbaru The Astronomer

The Telemarketers Bawa Nuansa Sci-Fi dalam Singel Terbaru The Astronomer

the-telemarketers-bawa-nuansa-sci-fi-dalam-singel-terbaru-the-astronomer
The Telemarketers Bawa Nuansa Sci-Fi dalam Singel Terbaru The Astronomer

Band retro pop asal Jakarta, The Telemarketers resmi merilis singel terbaru berjudul “The Astronomer” pada 21 Agustus lalu. Rilisan ini menjadi salah satu pendekatan musik yang berbeda bagi mereka, terutama lewat eksplorasi bunyi yang lebih alternatif dibandingkan singel sebelumnya, “Thieves”.

Secara lirik, The Telemarketers masih membawa tema yang dekat dengan cinta dan romantisme. Namun, dari sisi musik, mereka mencoba keluar dari formula yang sebelumnya digunakan dengan memainkan progresi yang tidak biasa serta memasukkan berbagai elemen suara dari musik era 1980-an dan scoring film fiksi ilmiah.

“Walaupun secara lirik masih di ranah yang sama, cinta dan romantisme, tapi dari sisi musik ini jadi salah satu pendekatan paling berbeda yang pernah kami coba,” jelas Zamy, manajer The Telemarketers, saat dihubungi Pophariini (08/09).

Pilihan konsep astronomi juga membawa The Telemarketers ke sudut pandang yang lebih luas dalam membicarakan rasa kagum. Lewat sosok astronom yang mengamati sesuatu dari kejauhan, mereka mencoba menggambarkan perasaan seseorang yang menempatkan objek kekagumannya begitu tinggi hingga dirinya sendiri terasa kecil.

“Lewat rasa kagum itu gak melulu soal cinta-cintaan secara umum, tapi bisa diartikan lebih general, termasuk rasa kagum sama ciptaan Tuhan, yang sebenarnya kami selipin secara tersirat di liriknya,” ungkap Zamy.

Gagasan tersebut semakin kuat karena para personel The Telemarketers cukup sering mengonsumsi film bertema astronomi dan fiksi ilmiah. Beberapa judul seperti Interstellar, Ad Astra, dan Apollo 13 menjadi referensi dalam membayangkan hubungan antara manusia dan luasnya alam semesta.

Dari gambaran tersebut, “The Astronomer” kemudian diarahkan menjadi sebuah hiperbola tentang cinta bertepuk sebelah tangan. Rasa tidak percaya diri ketika berhadapan dengan sesuatu yang dikagumi diterjemahkan melalui perspektif manusia dan alam semesta.

“Nah, itu yang coba kami bawa jadi hiperbola, kerasa kayaknya akan unik banget sebuah cerita yang selalu relatable, yaitu ‘cinta bertepuk sebelah tangan’, rasa ‘insecurity’ bahwa kami selalu merasa kecil aja gitu sama sesuatu hal yang kami sukai, kagumi, dan obsesikan,” ucap Zamy.

The Telemarketers sendiri dihuni oleh Ubay pada vokal, Dwiki (gitar), Sulthan (gitar), Ilham (kibor), Rio (bas), dan Gilang (drum). Setelah merilis “The Astronomer”, mereka juga berharap bisa lebih aktif memperkenalkan musiknya secara langsung, terutama karena intensitas penampilan mereka sejauh ini masih terbilang jarang.

Salah satu acara kolektif yang ingin mereka ikuti adalah EH! Tunesday. Bagi Zamy yang mewakili The Telemarketers, ruang tersebut terasa cocok karena menawarkan suasana yang inklusif dan intim, sekaligus membuka kesempatan untuk bertemu dengan musisi lain.

Menurutnya, karakter acara tersebut juga dapat menjadi langkah awal bagi The Telemarketers untuk memperkenalkan musik mereka sekaligus membangun jejaring dengan musisi lain. Dengan membawa pendekatan baru lewat “The Astronomer”, band kini membuka kemungkinan yang lebih luas untuk mengembangkan identitas musik mereka.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
The Telemarketers Bawa Nuansa Sci-Fi dalam Singel Terbaru The Astronomer
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us