1. News
  2. Sepakbola
  3. Laga melawan Singapura jadi misi balas dendam Garuda di ASEAN CUP

Laga melawan Singapura jadi misi balas dendam Garuda di ASEAN CUP

laga-melawan-singapura-jadi-misi-balas-dendam-garuda-di-asean-cup
Laga melawan Singapura jadi misi balas dendam Garuda di ASEAN CUP

Jakarta (ANTARA) – Timnas Indonesia akan memulai petualangan di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menghadapi Singapura. Laga ini menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk membalas hasil buruk yang pernah terjadi melawan The Lions di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan di Piala AFF Agustus lalu.

Indonesia dijadwalkan menjamu Singapura pada pertandingan pembuka fase grup FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Jumat (25/9) pukul 20.00 WIB.

Pertandingan ini punya cerita tersendiri. Pasalnya, Indonesia terakhir kali menjamu Singapura di SUGBK hampir 18 tahun lalu.

Pertemuan tersebut terjadi pada 9 Desember 2008 dalam laga terakhir fase grup Piala AFF 2008. Ketika itu, Indonesia yang dilatih mendiang Benny Dollo harus menelan kekalahan 0-2 dari Singapura.

Dua gol The Lions dicetak Baihakki Khaizan dan Shi Jiayi. Singapura saat itu memang sedang berada dalam salah satu periode terbaiknya dengan diperkuat sejumlah pemain naturalisasi dari Afrika dan Eropa.

Kini, hampir dua dekade berselang, kedua tim kembali bertemu di stadion yang sama. Bedanya, kali ini pertandingan berada di bawah naungan FIFA melalui FIFA ASEAN Cup 2026.

Baca juga: Alasan FIFA ASEAN CUP 2026 bisa jadi milik Indonesia

Garuda punya modal dari rekor pertemuan

Indonesia punya catatan pertemuan yang cukup positif jika melihat keseluruhan sejarah duel melawan Singapura.

Dari 61 pertemuan di berbagai ajang, Garuda meraih 31 kemenangan. Singapura menang 18 kali, sementara 12 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada fase grup Piala AFF 2026, 7 Agustus lalu. Bermain di Singapura, Indonesia harus puas dengan hasil imbang 1-1 dan secara resmi tersingkir dari ajang tersebut.

Hasil tersebut membuat laga kali ini terasa seperti kesempatan bagi Indonesia untuk kembali menunjukkan bahwa mereka mampu mengatasi Singapura.

Namun, jika melihat khusus pertemuan di Piala AFF sejak 1996, statistiknya justru lebih ketat. Indonesia dan Singapura sudah bertemu 12 kali di turnamen tersebut.

Singapura mencatat lima kemenangan, sedangkan Indonesia baru tiga kali menang. Empat pertandingan lainnya berakhir imbang.

Dalam 12 pertemuan tersebut, Indonesia mencetak 14 gol. Sementara Singapura membobol gawang Garuda sebanyak 16 kali.

Dalam lima pertemuan terakhir, Indonesia sedikit lebih unggul dengan dua kemenangan. Singapura menang sekali dan dua laga lainnya berakhir imbang.

Artinya, duel kedua tim memang sulit diprediksi. Namun, bermain di kandang sendiri bisa menjadi tambahan energi bagi skuad Garuda.

Baca juga: Pelatih Bangladesh sebut Indonesia akan sangat sulit dikalahkan

Indonesia kehilangan beberapa pemain

Timnas Indonesia memang tidak datang dengan kekuatan yang benar-benar utuh.

Kapten Jay Idzes dipastikan absen karena mengalami cedera otot paha. Selain itu, Yakob Sayuri dan Dony Tri Pamungkas juga harus dicoret dari skuad.

Yakob masih menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan Dony mengalami cedera.

Pelatih John Herdman kemudian memanggil Shayne Pattynama dan Rizky Eka Pratama untuk melengkapi skuad akhir Indonesia.

Meski kehilangan beberapa pemain, Garuda tetap memiliki banyak pemain dengan kualitas individu yang bisa menjadi pembeda.

Nama-nama pemain diaspora juga menjadi salah satu kekuatan Indonesia. Kevin Diks Bakarbessy dan kawan-kawan diharapkan mampu memberikan tekanan sejak menit pertama.

Di sisi lain, Singapura juga datang dengan pemain-pemain yang tidak bisa dianggap remeh.

The Lions memang tidak bisa memainkan Ikhsan Fandi karena cedera. Namun, mereka masih memiliki Hariss Harun, Kyoga Nakamura, Harhys Stewart hingga Ilhan Fandi.

Dengan kekuatan kedua tim yang relatif berimbang, strategi John Herdman bakal menjadi salah satu faktor penting.

Baca juga: Pelatih Singapura akui skuad Indonesia lebih kuat pada FIFA ASEAN Cup

Indonesia harus bisa memanfaatkan status sebagai tuan rumah sekaligus menghindari kesalahan yang dapat membuat Singapura mendapatkan ruang untuk menyerang.

Dukungan suporter di SUGBK juga bisa menjadi senjata tambahan. Setelah menunggu hampir 18 tahun untuk kembali menyaksikan Indonesia menjamu Singapura di stadion tersebut, atmosfer pertandingan diprediksi bakal berbeda.

Garuda tentu ingin memberikan awal yang positif di FIFA ASEAN Cup 2026.

Apalagi, sejarah mencatat pertemuan terakhir Indonesia dan Singapura di SUGBK berakhir dengan kekalahan. Kali ini, skuad Garuda punya kesempatan untuk menulis cerita yang berbeda.

Rekor pertemuan memang memberikan modal kepercayaan diri. Namun, statistik tidak akan menentukan hasil akhir pertandingan.

Semangat, konsentrasi, dan kemampuan pemain menjalankan strategi Herdman akan menjadi kunci.

Jika mampu tampil agresif sejak awal, memanfaatkan dukungan publik SUGBK, dan menjaga konsistensi sepanjang pertandingan, Indonesia diprediksi berpeluang untuk memberikan tekanan besar kepada Singapura.

Laga ini pun bukan sekadar pertandingan pembuka. Ada sejarah yang ingin diperbaiki, ada hasil terbaru yang ingin dibalas, dan tentu saja ada tiga poin yang menjadi target utama Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.

Pertandingan Indonesia vs Singapura akan berlangsung di SUGBK, Jumat (25/9) pukul 20.00 WIB. Seluruh pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 disiarkan melalui EMTEK Media, termasuk Indosiar, SCTV, Moji, Vidio, dan NEX.

Baca juga: Singapura antusias sambut atmosfer SUGBK pada FIFA ASEAN Cup

Baca juga: Alasan Herdman tak panggil tiga penggawa Persib untuk FIFA ASEAN Cup

Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Laga melawan Singapura jadi misi balas dendam Garuda di ASEAN CUP
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us