1. News
  2. Kombitainment
  3. Pelipur Melihat Sisi Lain Kehilangan lewat Hilang Tanpa Bayang

Pelipur Melihat Sisi Lain Kehilangan lewat Hilang Tanpa Bayang

pelipur-melihat-sisi-lain-kehilangan-lewat-hilang-tanpa-bayang
Pelipur Melihat Sisi Lain Kehilangan lewat Hilang Tanpa Bayang

Setelah merilis “Sendiri”, Pelipur kembali dengan singel terbaru berjudul “Hilang Tanpa Bayang” tanggal 5 September 2026. Band indie pop asal Semarang ini kembali mengangkat persoalan kehilangan, tetapi kali ini mereka mencoba melihatnya dari sisi yang berbeda, tentang kepergian yang tidak selalu datang dengan penjelasan dan meninggalkan banyak hal yang belum selesai.

Jika “Sendiri” lebih dekat dengan rasa sepi, “Hilang Tanpa Bayang” membawa cerita tentang seseorang yang perlahan kehilangan sosok terdekatnya tanpa pernah benar-benar memahami kapan semuanya berubah. Bukan hanya pertanyaan yang tertinggal, tetapi juga kenangan dan kebiasaan kecil yang masih terbawa meski orang tersebut sudah tidak lagi berada di sisi.

“Kalau ‘Sendiri’ lebih banyak bercerita tentang rasa sepi, di ‘Hilang Tanpa Bayang’ kami mencoba melihat kehilangan dari sisi yang sedikit berbeda,” jelas Agus, vokalis Pelipur saat dihubungi Pophariini (22/09).

Bagi Pelipur, pengalaman semacam ini cukup dekat dengan kehidupan banyak orang. Kepergian tidak selalu berarti kehilangan seseorang untuk selamanya. Ada pula hubungan yang berakhir karena seseorang memilih menjauh perlahan, sampai akhirnya yang tersisa hanya dugaan dan hal-hal yang tidak sempat dibicarakan.

Karena itu, “Hilang Tanpa Bayang” tidak dibuat sebagai lagu tentang perpisahan semata. Pelipur ingin menjadikannya semacam teman bagi pendengar yang tengah berada di fase tersebut. Pengalaman personal yang dibawa ke dalam lagu kemudian diperluas menjadi cerita yang bisa ditemui di berbagai bentuk hubungan.

Dari sisi pendengarnya, Pelipur juga menemukan hal menarik dari perjalanan musik mereka. Band yang berangkat dari Semarang ini justru memiliki jumlah pendengar terbanyak di Kuala Lumpur berdasarkan data salah satu layanan streaming. Fakta tersebut sempat membuat mereka terkejut karena sebelumnya Pelipur lebih banyak membayangkan lagunya didengar oleh pendengar di Indonesia, bahkan kota asal mereka sendiri tidak masuk lima besar.

“Mungkin salah satu alasannya karena tema yang kami bawa cukup universal. Kami banyak bercerita tentang hal-hal yang sederhana kesepian, kehilangan, hubungan, dan perasaan yang sebenarnya bisa dialami siapa saja, gak peduli tinggal di mana,” ujar Agus.

Kemiripan bahasa antara Indonesia dan Malaysia juga menjadi salah satu hal yang menurut Agus memungkinkan cerita dalam lagu Pelipur lebih mudah diterima pendengar di Kuala Lumpur. Namun bagi mereka, angka tersebut bukan hanya soal statistik pendengar. Ketika lagu yang lahir dari kamar dan lingkungan mereka bisa sampai ke kota yang cukup jauh, ada pengalaman kecil yang membuat mereka semakin yakin bahwa cerita personal tetap punya kemungkinan untuk menemukan pendengarnya sendiri.

“Buat kami, musik memang punya cara sendiri untuk menyeberangi batas bahasa dan tempat. Jadi ketika ternyata ada orang di Kuala Lumpur yang merasa relate dengan lagu Pelipur, rasanya seperti mendapat validasi kecil bahwa cerita yang kami tulis dari kamar dan lingkungan kami ternyata bisa sampai ke tempat yang jauh,” kata Agus.

Setelah merilis “Hilang Tanpa Bayang”, Pelipur juga berharap bisa mendapat ruang tampil yang lebih banyak di Semarang. Menurut Agus, skena kolektif yang secara khusus mewadahi musik pop dan indie pop di kota tersebut masih cukup terbatas. Pelipur bahkan membuka kemungkinan untuk ikut membangun ruang tersebut bersama musisi lainnya.

Untuk panggung yang sudah rutin berjalan, mereka menyebut sejumlah festival seperti Unfest, Fisiphoria, Jateng Fair Music Festival, dan Live Project sebagai beberapa acara yang ingin mereka datangi. Bagi Pelipur, kesempatan tampil di ruang-ruang tersebut juga menjadi cara untuk memperkenalkan musik mereka kepada lebih banyak pendengar di kota sendiri.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Pelipur Melihat Sisi Lain Kehilangan lewat Hilang Tanpa Bayang
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us