Ichinomiya, Jepang (ANTARA) – Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin meningkatkan potensi perolehan medali emas Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dari cabang olahraga bulu tangkis setelah lolos ke babak final, Senin.
Tiket partai puncak diamankan pasangan Leo/Daniel berkat kemenangan 21-11, 21-14 pada babak semifinal atas Kim Won Ho/Seo Seung Jae dari Korea Selatan.
“Tadi kami bermain cukup baik, dan kuncinya kami terus komunikasi dan mewaspadai pola permainan lawan,” ungkap Daniel selepas pertandingan di Ichinomiya, Aichi, Jepang.
Keunggulan Leo/Daniel hari atas Kim/Seo menjadi yang kedua berturut-turut setelah kemenangan pada pertemuan di China Masters.
Baca juga: Kemenangan Amri/Nita jadi pembalasan kekalahan di Kejuaraan Dunia BWF
Leo menuturkan, kemenangan hari ini juga tak lepas dari pengalaman di pertemuan sebelumnya. Ia dan Daniel terlebih dulu mempelajari pola permainan Kim/Seo, baik dari pertemuan di China Masters serta pertandingan sehari sebelumnya saat meladeni wakil tuan rumah di babak perempat final.
“Kemarin (di China) hasilnya kan sudah bagus, sekarang kami mengulangi lagi. Kemarin dia juga ada pertandingan, kami lihat lagi videonya. Pas lawan Jepang kan mereka kerepotan, kami ambil peluang di situ. Alhamdulillah hari ini bisa menang lawan mereka,” tutur Leo menjelaskan.
Dengan keberhasilan Leo/Daniel, tim bulu tangkis Indonesia telah mengamankan dua tiket babak final Asian Games 2026. Sebelumnya, ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah lebih dulu melaju ke babak final setelah mengalahkan wakil dari China.
Skuad Merah Putih berpeluang menambah dua tiket final lainnya melalui penampilan tunggal putra Alwi Farhan dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Baca juga: Debutan di Asian Games, Amri/Nita sukses capai partai puncak
Baca juga: Kontrol emosi jadi kunci Alwi melaju ke semifinal
Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.