1. News
  2. Liga Olahraga
  3. Laysa Latifah lengkapi norma WGM, dua tim Indonesia naik 40 peringkat

Laysa Latifah lengkapi norma WGM, dua tim Indonesia naik 40 peringkat

laysa-latifah-lengkapi-norma-wgm,-dua-tim-indonesia-naik-40-peringkat
Laysa Latifah lengkapi norma WGM, dua tim Indonesia naik 40 peringkat

Jakarta (ANTARA) – Laysa Latifah melengkapi norma Woman Grandmaster (WGM) saat tim catur Indonesia menutup Olimpiade Catur 2026 di Samarkand, Uzbekistan, 15-27 September, dengan tim terbuka dan putri sama-sama melonjak 40 peringkat dibandingkan edisi sebelumnya.

Tim putri Indonesia finis di peringkat ke-19 setelah dua tahun lalu menempati urutan ke-59 pada Olimpiade Catur 2024 di Budapest, Hungaria. Sementara tim terbuka naik dari peringkat ke-75 menjadi peringkat ke-35.

“Yang pastinya saya senang sekali karena saya dan tim putri Indonesia sudah sukses meraih peringkat 19 yang mana awalnya starting rank kami hanya berada pada urutan 35,” kata Laysa dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

“Jadi memang sudah sesuai dengan target awal yang sudah didiskusikan sebelumnya yaitu memperbaiki peringkat,” ujarnya menambahkan.

Indonesia menutup kategori putri dengan 15 match point dan 28 poin papan dari 11 babak. Pada laga terakhir, Minggu (27/9), Indonesia menahan Spanyol 2-2 setelah sehari sebelumnya kalah 1,5-2,5 dari Vietnam.

Laysa menjadi salah satu penampil terbaik Indonesia dengan membukukan 8,5 poin dari 11 pertandingan, melalui tujuh kemenangan, tiga remis, dan satu kekalahan.

Dia antara lain menahan remis GM Georgia Nino Batsiashvili dan mengalahkan GM Jerman Elisabeth Paehtz sebelum memastikan norma WGM pada pertandingan menghadapi WIM Bach Ngoc Thuy Duong dari Vietnam.

Baca juga: Fabian Glen juara kategori open JAPFA Chess Festival

“Ini juga sangat spesial bagi saya karena ini Olimpiade pertama saya yang membawa nama Indonesia. Terlebih lagi saya mendapat norma terakhir saya di sini,” ujar Laysa.

“Alhamdulillah saya bermain cukup baik dengan 11 babak hanya kalah satu kali. Saya sudah menanti norma terakhir ini dua tahun dari 2024 dan akhirnya tercapai di Olimpiade Samarkand 2026,” katanya menambahkan.

Apabila kemudian disahkan FIDE, Laysa akan menambah daftar WGM Indonesia setelah Irene Kharisma Sukandar, Medina Warda Aulia, dan Dewi Ardhiani Anastasia Citra.

Lompatan serupa dicatat tim terbuka Indonesia yang mengakhiri turnamen di peringkat ke-35 dengan 14 match point dan 27,5 poin papan.

Tim yang diperkuat GM Susanto Megaranto serta IM Gilbert Elroy Tarigan, Arif Abdul Hafiz, Satria Duta Cahaya, dan Nayaka Budhidharma menutup turnamen dengan kemenangan 3,5-0,5 atas Meksiko.

“Tim putri tampil luar biasa dengan meraih peringkat ke-19 dunia dari seeded awal 35. Setelah babak sembilan, tim putri sempat meraih peringkat 10 besar dunia,” kata Susanto.

Ketua Umum PB Percasi Agustiar Sabran mengapresiasi pencapaian tim Indonesia dan berharap hasil tersebut menjadi pijakan untuk melahirkan lebih banyak pecatur bergelar tinggi.

“Kita patut bersyukur, ini adalah sejarah baru buat catur kita. Ini juga jadi target di kepengurusan kami untuk terus melahirkan GM baru,” kata Agustiar.

Baca juga: KONI Pusat minta Percasi hadirkan kompetisi berkesinambungan

Baca juga: JAPFA akan gelar turnamen catur minimal dua kali dalam setahun

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Laysa Latifah lengkapi norma WGM, dua tim Indonesia naik 40 peringkat
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us