Jakarta (ANTARA) – Imam Ahmad Faisal/Fairuz Bayhaqly terhenti pada babak 16 besar voli pantai Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah mengakui pasangan China Wu Jiaxin/Zhou Chaowei dengan 13-21, 11-21 dalam laga di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Jepang, Selasa.
Pelatih tim nasional voli pantai Indonesia Koko Prasetyo menyebut performa Imam/Fairuz memang belum maksimal dalam laga ini.
“Anak-anak hasil belum maksimal. Namun, hari ini anak-anak dapat pelajaran berharga dari tim China yang mereka adalah pemain 2018 AG yang sudah kaya pengalaman,” kata Koko dalam keterangan resmi, Selasa.
Koko juga menilai tekanan dalam pertandingan membuat Imam/Fairuz belum dapat memperlihatkan kemampuan terbaiknya.
Baca juga: Aldila/Christopher awali langkah dengan kemenangan telak atas Nepal
“Mereka dalam keadaan tertekan, makanya belum mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” ujar Koko.
Menurut Koko, pengalaman menghadapi pasangan China itu dapat menjadi bekal bagi Imam/Fairuz untuk memperbaiki penampilan pada kompetisi berikutnya.
Kandasnya Imam/Fairuz membuat wakil Indonesia kini menyisakan satu pasangan saja dari nomor ini.
Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi sudah pasti ke perempat final setelah mengatasi wakil Oman Hood Al Jalaboubi/Mazin Al Hashimi.
Baca juga: Balap sepeda trek gagal tambah medali untuk Indonesia
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.