1. News
  2. Berita
  3. Cinta yang Tidak Sampai dalam Kisah Jahanis dan Katarina, Cerita Rakyat dari Manggarai Nusa Tenggara Timur

Cinta yang Tidak Sampai dalam Kisah Jahanis dan Katarina, Cerita Rakyat dari Manggarai Nusa Tenggara Timur

cinta-yang-tidak-sampai-dalam-kisah-jahanis-dan-katarina,-cerita-rakyat-dari-manggarai-nusa-tenggara-timur
Cinta yang Tidak Sampai dalam Kisah Jahanis dan Katarina, Cerita Rakyat dari Manggarai Nusa Tenggara Timur

Cinta yang Tidak Sampai dalam Kisah Jahanis dan Katarina, Cerita Rakyat dari Manggarai Nusa Tenggara Timur | Magnific AI


Kisah Jahanis dan Katarina adalah salah satu cerita rakyat yang berasal dari daerah Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Cerita rakyat ini menceritakan tentang kisah cinta yang tidak sampai antara kedua pasangan tersebut.

Berikut cerita lengkap dari kisah Jahanis dan Katarina dalam artikel berikut.

Cinta yang Tidak Sampai dalam Kisah Jahanis dan Katarina, Cerita Rakyat dari Manggarai Nusa Tenggara Timur

Dikutip dari buku Cerita Rakyat Manggarai, alkisah pada zaman dahulu hiduplah dua orang anak kecil. Kedua anak tersebut bernama Jahanis dan Katarina.

Mereka selalu bersama sejak kecil. Sebagai laki-laki, Jahanis selalu menjaga teman kecilnya tersebut.

Kemanapun Katarina pergi, Jahanis selalu bersedia mendampingi. Katarina pun selalu merasa tenang saat Jahanis selalu meluangkan waktu untuknya.

Setiap pagi Jahanis dan Katarina selalu pergi ke sekolah bersama. Begitupun saat pulang, Jahanis akan menunggu Katarina terlebih dahulu sebelum mereka kembali ke rumah masing-masing.

Pernah pada suatu masa, terjadi perselisihan antara Katarina dengan laki-laki teman sekelasnya. Anak laki-laki tersebut bernama Olag.

Si Olag sering kali mengganggu Katarina. Karena sudah tidak tahan, Katarina pun mencoba untuk melawan Olag.

Namun tenaga yang dia miliki, Katarina tidak bisa mengalahkan si Olag. Dirinya justru bisa dikalahkan dengan mudah oleh Olag.

Namun hal ini tidak menjadi akhir cerita. Sejurus kemudian, Jahanis langsung muncul melindungi Katarina.

Dirinya langsung melawan si Olag yang sudah mengganggu temannya. Akhirnya si Olag berhasil dikalahkan dan tidak pernah lagi mengganggu Katarina lagi sejak saat itu.

Seiring berjalannya waktu, kedua anak kecil ini mulai tumbuh remaja. Baik Jahanis maupun Katarina tumbuh dengan bentuk fisik dan wajah yang rupawan.

Ternyata tumbuh benih cinta di antara kedua teman masa kecil tersebut. Dengan segenap keberaniannya, Jahanis pun menyampaikan perasaannya langsung pada Katarina.

Dia berkata ingin menikah dengan Katarina kelak. Dengan demikian, mereka bisa hidup bersama selamanya.

Gayung bersambut, Katarina ternyata juga merasakan hal serupa. Dirinya ternyata juga jatuh hati pada laki-laki yang selalu melindunginya tersebut.

Akhirnya Jahanis dan Katarina membuat kesepakatan. Mereka berjanji akan saling menjaga hubungan antara satu sama lain dan akan menikah kelak ketika dewasa.

Beberapa tahun berlalu, Jahanis dan Katarina pun mulai beranjak dewasa. Selayaknya orang dewasa, Jahanis pun mulai mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhannya.

Pada suatu masa, datang seorang pemuda kaya raya ke kampung tempat mereka tinggal. Ternyata pemuda ini jatuh hati saat melihat Katarina pertama kali.

Tanpa sepengetahuan Katarina, pemuda ini langsung mendatangi kedua orang tuanya. Dia pun memberikan banyak uang pada mereka dan berkata akan menikahi Katarina.

Orang tua Katarina tentu dengan senang hati menerima harta tersebut. Namun mereka tidak tahu jika Katarina sudah memiliki janji pada orang yang dia cintai.

Begitu tiba di rumah, kedua orang tua Katarina langsung menceritakan apa yang terjadi. Mereka pun memaksa agar Katarina untuk menikahi pemuda itu.

Katarina tidak bisa berbuat apa-apa. Dengan perasaan terpaksa, dia pun memenuhi keinginan orang tuanya.

Kabar ini ternyata sampai ke telinga Jahanis. Alangkah sedihnya hati pemuda tersebut begitu mengetahui gadis yang dia cintai akan menikah.

Karena tidak mampu menahan rasa sedih, Jahanis memutuskan untuk mengakhiri hidupnya saat itu juga. Dia pun memilih gantung diri tepat saat pernikahan Katarina berlangsung.

Kabar kematian Jahanis ini kemudian disampaikan menjelang pernikahan Katarina berlangsung. Kabar ini tentu mengguncang Katarina saat itu juga.

Dia pun meninggalkan pesta pernikahan dan langsung berlari menuju rumah Jahanis. Namun sayang, pujaan hatinya itu sudah tinggal jasadnya saja.

Katarina pun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya saat itu juga. Akhirnya pasangan sejoli ini menemui akhir hidup mereka dengan perasaan cinta yang tidak berakhir manis antara satu sama lainnya.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Cinta yang Tidak Sampai dalam Kisah Jahanis dan Katarina, Cerita Rakyat dari Manggarai Nusa Tenggara Timur
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us