1. News
  2. Bulutangkis
  3. Ubed investasikan apresiasi untuk bangun GOR di Sampang

Ubed investasikan apresiasi untuk bangun GOR di Sampang

ubed-investasikan-apresiasi-untuk-bangun-gor-di-sampang
Ubed investasikan apresiasi untuk bangun GOR di Sampang

Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis muda Indonesia Mohammad Zaki Ubaidillah memilih memanfaatkan sebagian hasil apresiasi dan hadiah pertandingan untuk membangun gelanggang olahraga (GOR) di kampung halamannya, Sampang, Madura.

Ubed mengatakan apresiasi yang diterimanya tidak menjadi tekanan. Hadiah itu sebagian ia berikan kepada orang tua dan sebagian lagi digunakan untuk investasi.

“Kalau buat saya sih tidak. Mungkin kalau dapat apresiasi atau prize money seperti itu, saya kadang kasih ke orang tua. Saya juga bikin GOR di rumah, buat investasi juga,” kata atlet yang akrab disapa Ubed itu di Pelatnas PP PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu.

Ubed menjadi bagian dari tim beregu putra Indonesia yang meraih medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

PP PBSI memberikan apresiasi Rp2 miliar kepada tim beregu putra yang kemudian dibagikan kepada para pemain dalam tim. Secara keseluruhan, PBSI menyiapkan Rp4,5 miliar untuk atlet peraih dua emas, satu perak, dan tiga perunggu pada Asian Games 2026.

Baca juga: PBSI beri apresiasi Rp4,5 miliar kepada peraih medali Asian Games 2026

Selain beregu putra, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menerima Rp1 miliar atas emas ganda putra, sedangkan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah memperoleh Rp500 juta setelah meraih perak ganda campuran.

Tim beregu putri peraih perunggu mendapat Rp500 juta, sementara Alwi Farhan serta Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri masing-masing memperoleh Rp250 juta.

Pada final beregu putra, Ubed tampil pada pertandingan kelima yang menjadi penentu kemenangan Indonesia setelah sebelumnya tertinggal 0-2.

Ia mengaku sempat merasakan ketegangan sebelum turun bertanding dan memilih menghubungi orang tuanya untuk meminta doa.

Baca juga: Ubed telepon orang tua sebelum penentuan medali emas

“Saya sempat tegang juga. Saya sempat menelepon orang tua sebelum main, di bench, untuk meminta doa,” ujar Ubed.

“Alhamdulillah bisa bermain dengan lancar, tanpa cedera juga, dan bisa meraih kemenangan di partai penentuan,” lanjutnya.

Asian Games Aichi-Nagoya menjadi penampilan pertama Ubed pada pesta olahraga terbesar Asia tersebut.

Ia bersyukur atas pencapaian itu. Namun, ia menyadari perjalanan kariernya masih panjang dan terdapat banyak aspek yang harus diperbaiki.

“Ke depannya masih banyak yang harus saya perbaiki dan saya tambah lagi. Masih banyak pertandingan yang harus diikuti dan dipelajari,” ujarnya.

Baca juga: PBSI petakan jalan menuju kuota penuh Olimpiade 2028

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Ubed investasikan apresiasi untuk bangun GOR di Sampang
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us