1. News
  2. Berita
  3. 20 Komunitas Kulon Progo Bertemu dalam Thukul Land, dari Aksi Sosial hingga Kelola Sampah

20 Komunitas Kulon Progo Bertemu dalam Thukul Land, dari Aksi Sosial hingga Kelola Sampah

20-komunitas-kulon-progo-bertemu-dalam-thukul-land,-dari-aksi-sosial-hingga-kelola-sampah
20 Komunitas Kulon Progo Bertemu dalam Thukul Land, dari Aksi Sosial hingga Kelola Sampah

20 Komunitas Kulon Progo Bertemu dalam Thukul Land, dari Aksi Sosial hingga Kelola Sampah


Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ruang bagi komunitas untuk berkegiatan cukup optimal digaungkan, dan berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya. Di Kulon Progo, berbagai komunitas menjamur mulai dari olahraga, literasi, seni, hingga kopi. Namun, komunitas-komunitas tersebut belum tentu memiliki kesempatan untuk saling mengenal dan berkegiatan bersama.

Upaya mempertemukan mereka dilakukan melalui festival Lebaran Komunitas yang digelar kolektif anak muda thukul.land di Taman Dinas Bupati Kulon Progo, Minggu (4/10). Acara yang berlangsung satu hari penuh ini mempertemukan 20 komunitas dan delapan tenant warung artisan dalam satu kegiatan.

Sinergi 20 Komunitas di Kulon Progo

Thukul Land di Kulon Progo | Foto: thukul.land

info gambar

Thukul Land di Kulon Progo | Foto: thukul.land


Festival ini menghadirkan beragam aktivitas komunitas sesuai dengan tema masing-masing. Pengunjung dapat mengikuti kegiatan lari, mencicipi kopi, belajar menggambar, membaca, mengikuti walking tour di Wates, hingga mencoba skateboard dan menonton pertunjukan musik.

Berdasarkan data dari penyelenggara, acara ini melibatkan sekitar 500 orang komunitas dan mampu menarik 1.200 pengunjung. Selain mengikuti kegiatan, pengunjung diajak berkenalan dengan orang baru melalui program Postcard Stamp Journey, yang memberikan tantangan untuk berbelanja di Pasar Thukulan dan mengenal tiga teman baru.

Creative Director thukul.land Habib Ahmad, menjelaskan bahwa inisiatif ini berangkat dari terbatasnya ruang bagi komunitas untuk berkembang serta memperkenalkan kegiatannya kepada publik di Kulon Progo.

“Thukul.land merupakan kolektif event yang lahir dari keresahan akan keberlangsungan dan ruang promosi komunitas dan warung artisan yang terbatas, sehingga event ini menjadi wadah yang menyatukan,” papar Habib.

Adanya Aksi Sosial dari Komunitas

Aksi Sosial Thukul Land di Kulon Progo | Foto: thukul.land

info gambar

Aksi Sosial Thukul Land di Kulon Progo | Foto: thukul.land

Acara tersebut juga menghasilkan sejumlah kegiatan kolaboratif. Tiga komunitas sepeda, yakni Frame n Flow, Pop Pit CC, dan Sub Cycle, bergabung dalam aksi Pedal Peduli Wates. Mereka mencabut paku dan banner dari pohon serta mengolah temuannya menjadi karya seni.

Di bidang sosial, KLCR Running Society menggelar kegiatan lari bersama dengan skema donasi Rp10.000 untuk setiap satu putaran Alun-alun Wates. Dana yang terkumpul disalurkan secara ke wilayah Kulon Progo yang terdampak kekeringan.

Kolaborasi juga hadir melalui kegiatan literasi dan seni. Sekali Duduk Reading, Niswaraya, dan Perempuan Berkebaya mengadakan sesi membaca senyap serta prakarya pembatas buku dari daun kering. Sementara itu, 17 ilustrator dan seniman asal Kulon Progo merespons kegiatan komunitas melalui karya visual masing-masing.

Pengelolaan Sampah Secara Mandiri

Thukul Land di Kulon Progo | Foto: thukul.land

info gambar

Thukul Land di Kulon Progo | Foto: thukul.land

Selain aktivitas komunitas, penyelenggara memperkenalkan BeWise Waste Management. Pengunjung dan tenant diajak memilah sampah serta membawa tumbler untuk diisi ulang di titik air yang disediakan. Disebutkan sampah organik yang tercatat mencapai 12 kilogram, sedangkan sampah plastik mencapai 6,6 kilogram. 

Melihat antusiasme pada penyelenggaraan perdana ini, Habib menyampaikan rencana untuk kembali mengadakan festival dengan konsep yang dapat dikembangkan.

“Melihat antusiasme pada gelaran Thukul Land pertama, pasti akan kita selenggarakan lagi. Tapi mungkin dengan konsep yang berbeda atau dengan perbaikan lainnya. Karena ini event kolektif, kita tidak mempunyai funding tetap, kami berjalan dengan kesukarelaan dan keberanian. Kami berharap mendapatkan support dan dukungan dari segala pihak,” ujarnya.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
20 Komunitas Kulon Progo Bertemu dalam Thukul Land, dari Aksi Sosial hingga Kelola Sampah
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us