Jakarta (ANTARA) – Tim bulu tangkis Indonesia terus memantau perkembangan dan kondisi kota Paris yang terkena gelombang protes menjelang French Open 2026.
French Open 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 25 Oktober di Grand Paris Arena, sekitar 30 kilometer dari pusat kota Paris yang menjadi titik kericuhan.
“Tim bulutangkis Indonesia sudah tiba di Paris dengan aman dan selamat. Tadi pagi sudah berlatih di arena dan fokusnya penuh ke turnamen French Open,” kata Manajer Tim Bulu Tangkis Indonesia Eng Hian dalam keterangan resmi, Senin.
“Kami terus memantau situasi dan kondisi yang ada di Paris dan menjalin komunikasi yang intens dengan KBRI. Puji Tuhan sampai saat ini masih kondusif,” tambahnya.
Baca juga: Putri KW alihkan fokus ke French Open setelah terhenti di Denmark
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tiba paling akhir di Paris pada Senin karena masih menjalani babak final Denmark Open 2026 di Odense, Minggu.
Sementara pemain Indonesia lain telah tiba di Paris pada Minggu.
Eng Hian mengatakan kewaspadaan terhadap isu keamanan di Paris tetap tinggi dan menegaskan imbauan dari KBRI untuk dijalankan oleh semua anggota tim tanpa terkecuali.
“Untuk keselamatan semua, saya menegaskan kepada anggota tim agar imbauan ini diperhatikan dan dijalankan”, tegas Eng Hian.
Baca juga: Indonesia bawa 14 wakil buka rangkaian tur Eropa
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.