
Penyelenggaraan myBCA Jakarta Running Festival (JRF) 2026 pada 22–25 Oktober lalu tidak hanya menjadi sejarah baru bagi dunia lari Indonesia lewat titel World Athletics Gold Label dan Road Race Label. Namun, juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Ibu Kota.
Festival olahraga dan gaya hidup berskala internasional ini sukses menggerakkan berbagai sektor ekonomi kerakyatan hingga industri penunjang pariwisata.
Sebagai episentrum sport tourism, Jakarta merasakan langsung dampak berantai (multiplier effect) dari kedatangan puluhan ribu partisipan. Tercatat sebanyak lebih dari 37.000 pelari dari 48 negara memadati kota, termasuk kehadiran lebih dari 1.000 pelari internasional.
Bahkan, lonjakan partisipasi signifikan dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura juga tumbuh dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Lonjakan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ini secara langsung mendongkrak tingkat okupansi hotel, industri restoran, serta sentra-sentra kuliner di Jakarta selama race weekend. Kehadiran ribuan pelari luar kota dan internasional memerlukan akomodasi, transportasi, serta konsumsi, yang menjadi angin segar bagi pelaku usaha di sektor perhotelan dan jasa boga.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun turut memberikan dukungan penuh demi kelancaran mobilitas ekonomi dan peserta. Kebijakan strategis yang diterapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dengan memberlakukan tarif nol rupiah untuk berbagai layanan transportasi publik (MRT, TransJakarta, TransJabodetabek, dan LRT selama pelaksanaan JRF) secara efisien memengaruhi perputaran ekonomi di berbagai titik destinasi kota.
Tidak hanya terpusat di lintasan lari, kenaikan ekonomi juga berpusat di JRF Expo. Tahun ini, pameran yang terbuka untuk umum dan pendamping pelari tersebut melibatkan lebih dari 130 brand lokal dan internasional.
Direktur Utama PT Kelompok Lari Anak Bangsa (KLAB), Dickie Widjaja, mengungkapkan bahwa JRF Expo dirancang sebagai ruang perayaan bagi seluruh warga kota.
Keterlibatan ratusan merek, mulai dari produk olahraga hingga gaya hidup dan UMKM, membuka ruang transaksi yang masif, memperkuat eksposur produk lokal, serta memperluas lapangan kerja di sektor kreatif dan ritel.
Keberhasilan myBCA Jakarta Running Festival 2026 membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara, komunitas, dan sektor swasta mampu menciptakan event berstandar dunia yang berdampak nyata secara finansial.
Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Kawan GNFI Official lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Kawan GNFI Official.
Tim Editor