1. News
  2. Kombitainment
  3. Pahami! Ini 5 Cara Mengatasi Keringat Dingin

Pahami! Ini 5 Cara Mengatasi Keringat Dingin

pahami!-ini-5-cara-mengatasi-keringat-dingin
Pahami! Ini 5 Cara Mengatasi Keringat Dingin

Keringat dingin merupakan kondisi ketika tubuh mengeluarkan keringat meskipun tidak sedang kepanasan atau melakukan aktivitas fisik berat. Kondisi ini dapat muncul secara tiba-tiba dan disertai gejala lain, seperti kulit terasa dingin, tubuh lemas, pusing, hingga mual.

Penyebab keringat dingin cukup beragam, mulai dari stres, gula darah rendah, hingga kondisi medis tertentu. Oleh karena itu, cara mengatasinya perlu disesuaikan dengan pemicu yang mendasarinya. 

Penyebab Keringat Dingin yang Perlu Dikenali

– Stres dan kecemasan

– Kadar gula darah rendah

– Infeksi dan demam

– Tekanan darah rendah

– Serangan jantung

– Nyeri hebat

Berikut beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi keringat dingin.

5 Cara Mengatasi Keringat Dingin Berdasarkan Pemicu yang Perlu Kamu Ketahui

1. Keringat Dingin akibat Stres atau Kecemasan

(Berbagai cara mengatasi keringat dingin. Foto: Dok. Kaboompics/ Pexels)

Stres dan kecemasan dapat mengaktifkan respons alami tubuh terhadap ancaman atau tekanan. Akibatnya, detak jantung meningkat dan tubuh mengeluarkan keringat dingin.

Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan latihan pernapasan secara perlahan, beristirahat di tempat yang nyaman, dan menjauh sejenak dari situasi yang memicu stres. Jika kecemasan sering terjadi hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional.

2. Keringat Dingin akibat Gula Darah Rendah

Gula darah rendah atau hipoglikemia dapat menimbulkan gejala berupa keringat dingin, gemetar, lapar, pusing, dan jantung berdebar. Kondisi ini lebih berisiko dialami oleh orang yang menggunakan insulin atau obat diabetes tertentu.

Jika kamu masih sadar penuh dan mampu menelan, segera periksa kadar gula darah jika memungkinkan. Apabila hasilnya rendah atau kamu mengalami gejala khas hipoglikemia, konsumsi sekitar 15 gram karbohidrat yang cepat diserap, seperti tablet glukosa atau minuman manis. Periksa kembali kadar gula darah setelah 15 menit dan ulangi jika masih rendah.

Jika kamu kehilangan kesadaran atau sulit menelan, jangan memberikan makanan maupun minuman melalui mulut. Segera cari pertolongan medis.

3. Keringat Dingin akibat Kurang Makan atau Dehidrasi

(Berbagai cara mengatasi keringat dingin. Foto: Dok. Atlantic Ambience/ Pexels)

Terlambat makan dapat menyebabkan tubuh kekurangan energi, sedangkan dehidrasi bisa menimbulkan lemas, pusing, dan rasa tidak nyaman.

Untuk mengatasinya, kamu dapat makan secara teratur dengan menu bergizi seimbang dan minum air putih yang cukup. Jika kamu mengalami muntah atau diare, cairan oralit dapat membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang.

Namun, jika keringat dingin disertai pingsan atau kelemahan berat, jangan hanya mengandalkan makanan dan minuman untuk mengatasinya.

4. Keringat Dingin akibat Nyeri atau Infeksi

Rasa sakit yang intens dapat memicu respons tubuh berupa keringat dingin. Sementara itu, infeksi tertentu dapat menyebabkan demam, menggigil, dan tubuh terasa lemas.

Kamu bisa beristirahat dan memantau gejala yang muncul. Jika keringat dingin disertai demam tinggi, nyeri yang berat, atau kondisi tubuh yang semakin memburuk, segera periksakan diri ke dokter.

5. Keringat Dingin akibat Kondisi Medis Serius

(Berbagai cara mengatasi keringat dingin. Foto: Dok. Towfiqu barbhuiya/ Pexels)

Keringat dingin juga dapat menjadi tanda kondisi serius, seperti serangan jantung atau syok. Waspadai gejala yang muncul bersamaan, terutama nyeri atau tekanan di dada, sesak napas, pingsan, kebingungan, dan kulit yang pucat serta terasa dingin.

Jika kamu mengalami gejala tersebut, segera hubungi layanan kegawatdaruratan. Jangan menunda pertolongan hanya karena nyeri dada tidak terasa berat.

(Baca juga: Begini 5 Cara Mengatasi Biang Keringat)

Keringat dingin yang muncul berulang kali, tanpa pemicu yang jelas, atau disertai gejala lain sebaiknya diperiksakan ke dokter. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang tepat.

Pada dasarnya, cara mengatasi keringat dingin bergantung pada faktor pemicunya. Mengenali gejala yang menyertai dan memperhatikan kondisi tubuh dapat membantu kamu menentukan langkah yang sesuai. Namun, jika muncul tanda kegawatdaruratan, segera cari pertolongan medis.

(Penulis: Sania Zelikha)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Pahami! Ini 5 Cara Mengatasi Keringat Dingin
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us