Persib, yang tergabung di Grup E, memulai ACL Two dengan mempermalukan tuan rumah FC Seoul 1-0 lewat gol tunggal Julio Cesar dalam laga yang berlangsung di Seoul World Cup Stadium, Seoul, pada 16 September 2026.
Maung Bandung juga mencetak sejarah sebagai kesebelasan Indonesia pertama yang bisa meraih poin penuh di kandang klub Korea Selatan.
Pencapaian itu makin bikin bangga Persib karena FC Seoul pada saat itu adalah pemuncak klasemen sementara kasta teratas Liga Korea Selatan, yang kini menyegel gelar juara.
Namun, pada saat itu, FC Seoul banyak menurunkan pemain mudanya lantaran memilih berkonsentrasi untuk mengejar gelar juara K League 1 2026.
“Saya apresiasi untuk para pemain. Kami berhasil mencari tahu apa yang perlu kami lakukan, lalu kamu mengeksekusinya di lapangan,” ujar pelatih Persib, Igor Tolic.
“Saya pikir ini mungkin pertama kalinya, saya tidak tahu apakah ada sebelumnya, tetapi pertama kalinya tim Indonesia menang di Korea Selatan. Ini adalah hal besar bagi kami, bagi negara, dan bagi klub,” ungkap Tolic.
Kurang lebih sebulan berselang, Persib meraih kemenangan keduanya di Grup E ACL Two dengan menghajar The Cong-Viettel 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada 14 Oktober 2026.
Pemain terbaik BRI Super League 2025/2026, Mariano Peralta, menjadi pahlawan Persib dengan gol tunggalnya dari titik putih pada menit ke-45.
“Saya sangat bangga dengan mereka. Mereka adalah orang-orang yang luar biasa, sangat penting bagi tim, memiliki kepribadian yang baik, dan seperti yang pernah saya katakan sebelumnya, mereka juga orang-orang yang sangat cerdas,” ucap Tolic.
“Jadi setiap orang seharusnya bangga terhadap tim ini, apalagi mereka melewati jadwal yang padat,” terang arsitek asal Kroasia tersebut.