Jakarta (ANTARA) – Pasangan baru ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Rinjani Kwinnara Nastine langsung menghadapi unggulan keempat asal Jepang Yuta Watanabe/Maya Taguchi pada babak pertama Korea Open 2026 di Yeosu, Korea Selatan, 3–8 November.
Turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut menjadi panggung debut Jafar dan Rinjani sebagai pasangan setelah PBSI memutuskan melakukan percobaan komposisi baru di sektor ganda campuran.
Sebelumnya, Jafar berpasangan dengan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, sedangkan Rinjani merupakan pemain ganda putri yang berpasangan dengan Isyana Syahira Meida.
PBSI menjadwalkan Jafar/Rinjani tampil dalam tiga turnamen internasional, yakni Korea Open pada 3–8 November, Kaohsiung Masters pada 10–15 November, dan Syed Modi India International pada 24–29 November.
Rangkaian turnamen tersebut akan dimanfaatkan tim pelatih untuk menilai perkembangan permainan, penyesuaian pola, serta kecocokan keduanya sebelum menentukan langkah berikutnya.
Baca juga: Ubed ingin tampil konsisten di Korea Open meski fisik belum pulih
Sementara itu, Korea Open juga menjadi tantangan tersendiri bagi Rinjani karena ia dijadwalkan tampil pada dua nomor sekaligus.
Selain berpasangan dengan Jafar pada ganda campuran, Rinjani tetap tampil bersama Isyana pada sektor ganda putri.
Isyana/Rinjani datang dengan modal positif setelah menjuarai Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 Super 100 pada 25 Oktober lalu.
Di Korea Open, pasangan tersebut akan menghadapi wakil tuan rumah Moon In Seo/Park Seul pada babak pertama.
Indonesia juga menurunkan satu pasangan lain pada ganda campuran, yakni M. Nawaf Khoiriyansyah/Indah Cahya Sari Jamil, yang dijadwalkan menghadapi unggulan kelima asal Jepang Akira Koga/Natsu Saito.
Baca juga: Richie bawa modal juara Kudus untuk debut Super 500 di Korea
Baca juga: Enam tunggal putra jadi andalan Indonesia di Korea Open 2026
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.