Jakarta (ANTARA) – Dewan Tinju Dunia (WBC) menyebutkan Saul “Canelo” Alvarez telah membuktikan kualitas elitenya dengan mengalahkan Christian Mbilli untuk merebut sabuk juara dunia kelas super menengah WBC di The Venue, Riyadh, Arab Saudi.
“Canelo menunjukkan kualitas elitnya, penguasaan pertahanan, dan strategi ring yang mumpuni, dan memberikan pelajaran tinju berkualitas tinggi untuk mengalahkan Christian Mbilli,” demikian pernyataan WBC dalam lamannya yang dipantau di Jakarta, Senin.
Canelo mengalahkan Mbilli dengan angka 117-110, 116-111, dan 115-112 setelah duel sengit selama 12 ronde. Pertarungan dimulai dengan Mbilli yang agresif dan berusaha mengambil inisiatif di ronde-ronde awal.
Namun Canelo menunjukkan ketenangan dan keterampilan bertinju yang menjadikannya salah satu tokoh tinju terkemuka.
Berbekal pertahanan yang ketat dan kesabaran yang luar biasa, petinju asal Guadalajara, Meksiko, itu menetralisir kombinasi lawan sambil mengatur tempo pukulan kerasnya dan menentukan momen yang tepat untuk mendaratkan pukulan.
Baca juga: Aliyev tantang petinju tak terkalahkan Camkiran demi sabuk WBC
Pada paruh kedua pertarungan, kualitas unggul Canelo mulai mendikte jalannya pertandingan. Mulai ronde keenam, Canelo meningkatkan tempo dan menambah intensitas serangan, memadukan hook bertenaga ke tubuh dengan pukulan tepat ke wajah.
Dominasi strategisnya semakin kokoh di ronde ketujuh ketika ia mengguncang Mbilli dengan pukulan kanan yang tajam yang membuat petinju Prancis itu hampir knockout (KO)..
Manajemen tempo dan kecerdasan taktis Canelo melemahkan lawannya seiring berjalannya ronde. Sementara Mbilli menyerah karena putus asa, yang bahkan membuatnya mendapat pengurangan poin di ronde kedelapan karena pukulan ke punggung.
Setelah bel terakhir berbunyi juri mengunggulkan Canelo yang mengukuhkan momentum kembalinya yang gemilang ke puncak tinju internasional dengan rekor 64 kemenangan termasuk 39 KO, tiga kekalahan, dan dua hasil imbang.
Canelo membuktikan mengapa pengalaman, teknik, dan kekuatannya membuatnya tetap berada di puncak elit global, dengan bangga mengenakan sabuk Hijau dan Emas ikonik WBC sekali lagi.
Baca juga: Benavidez dan Cieslak saling memuji jelang duel penyatuan gelar
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.