1. News
  2. Berita
  3. Pura Agung Santi Bhuwana, Aroma Khas Bali yang Ada di Belgia

Pura Agung Santi Bhuwana, Aroma Khas Bali yang Ada di Belgia

pura-agung-santi-bhuwana,-aroma-khas-bali-yang-ada-di-belgia
Pura Agung Santi Bhuwana, Aroma Khas Bali yang Ada di Belgia

3 November 2026 23.27 WIB • 2 menit

Pura Agung Santi Bhuwana, Aroma Khas Bali yang Ada di Belgia

images info

Pura Agung Santi Bhuwana | Daniel71953/Wikipedia


Orang Eropa yang ingin melihat dan merasakan vibe Bali rasanya tak perlu jauh-jauh ke Indonesia. Di Belgia, ada pura yang dibangun sebagai tempat peribadatan masyarakat Hindu. Adalah Pura Agung Santi Bhuwana, pura yang disebut-sebut sebagai pura Hindu Bali terbesar di luar Indonesia.

Pura ini berdiri di dalam kawasan taman rekreasi dan konservasi seluas 55 hektar di Belgia. Keberadaannya jelas menghadirkan nuansa spiritual yang sakral khas Pulau Dewata langsung di benua Eropa.

Pura Agung Santi Bhuwana berlokasi di area Taman Pairi Daiza, Cambron-Casteau, Brugelette, Provinsi Hainaut, Belgia. Secara geografis, tempat ibadah ini berjarak sekitar 85 kilometer dari pusat kota Brussel.

Pura ini merupakan bangunan utama di kawasan “The Kingdom of Ganesha” atau Taman Indonesia seluas 6 hektar. Taman budaya tersebut berada tepat di dalam kompleks konservasi flora dan fauna Pairi Daiza.

Menariknya, pura ini didirikan di atas lahan bertingkat yang dirancang menyerupai terasering persawahan khas Bali. Hal ini semakin membuat suasananya menjadi sangat “khas” Bali.

Sejarah Pendirian Pura

Mengutip dari Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, pendirian Pura Agung Santi Bhuwana digagas oleh Eric Domb, pengusaha Belgia pemilik Taman Pairi Daiza. Kecintaannya terhadap Bali berawal saat ia berkunjung bersama orang tuanya pada Juli 1978.

Ia terpersona oleh keindahan alam Bali. Walhasil, Eric Domb membangun pura yang “autentik” di negaranya. Proyek pembangunan pura ini kemudian resmi dimulai pada tahun 2006.

Uniknya, pembangunannya dirancang arsitek asal Bali, I Ketut Padang Subadra. Ia dibantu 8 seniman pahat Bali. Selama dua tahun lebih, para seniman mengukir batu di tengah cuaca dingin bersalju.

Proyek ini sempat terkendala kekhawatiran warga lokal akan keberadaan kastil tua bersejarah. Namun, Eric Domb berhasil meyakinkan pemerintah setempat hingga izin pembangunan diterbitkan.

Demi menjaga keaslian struktur, sebanyak 320 kontainer batu paras dan batu Merapi diimpor dari Indonesia. Material tersebut kemudian dipahat secara cermat oleh para pengukir Bali.

Pura Agung Santi Bhuwana resmi diresmikan melalui upacara sakral pemelaspas pada 18 Mei 2009. Acara bersejarah ini dihadiri oleh pejabat Indonesia dan Belgia serta umat Hindu Eropa.

Aroma Bali di Belgia

Pura ini memiliki stana sakral berwujud Barong, Rangda, dan Celuluk sumbangan tokoh Bali, Ida Tjokorda Raka Sukawati. Ia adalah seorang insinyur termashyur asal Bali.

Yag membuat pura ini makin ciamik adalah batu-batuannya diambil langsung dari Bali dan Jawa Tengah. Saat masuk ke puranya, suasananya terasa sangat melokal.

Pura dibangun diatas tanah sawah bertingkat, terasering (berundag-undag), terdiri dari candi bentar, bale gong, bale kulkul, kori agung, bale piyasan, pengaruman, meru tingkat 5, dugul, gedong dan padmasana. Selain itu, ada juga umbul-umbul, lelontekan, penjor, wastra/pakaian putih kuning tersebar menghiasi seluruh pelinggih serta pelataran jaba pura.

Di pura ini, umat Hindu di Eropa rutin bersembahyang untuk merayakan odalan Saraswati, Tumpek Wariga, Tumpek Kandang, Purnama, dan lain sebagainya.

Di dekat bangunan pura, ada miniatur beberapa bangunan ikonik Indonesia, seperti Candi Prambanan, Candi Borobudur, Pura Gunung Kawi, Rumah Toraja, sampai Desa Timor dan flora serta fauna khas Indonesia.

Ikuti GNFI agar tak ketinggalan kabar baik

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

Tim Editorarrow

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Pura Agung Santi Bhuwana, Aroma Khas Bali yang Ada di Belgia
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us