Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah atau kerap disapa Ubed mengalihkan fokus ke Kumamoto Masters 2026 setelah terhenti di babak pertama Korea Open 2026.
Pada pertandingan yang berlangsung di Jinnan Gymnasium, Yeossu, Korea Selatan, Rabu, Ubed mengakui ketangguhan tunggal Jepang Yushi Tanaka dua gim langsung 13-21, 17-21.
“Masih ada Kumamoto Masters minggu depan jadi beberapa hari ini akan mencoba recovery yang lebih maksimal, persiapan lagi dan semoga bisa lebih baik nanti,” ungkap Ubed dikutip dari PBSI, Rabu.
Laga tersebut merupakan pertemuan kedua bagi Ubed menghadapi Tanaka.
Dalam pertemuan pertama di babak 16 besar Orleans Masters 2026 pada 19 Maret , Ubed juga harus mengakui ketangguhan Tanaka dua gim langsung.
Baca juga: Thalita bangkit dari dua match point, segel tiket 16 besar Korea Open
Menurut Ubed, permainannya masih belum begitu baik dalam mengantisipasi pola serangan yang dilancarkan oleh tunggal peringkat 17 dunia tersebut.
“Saya harus akui memang belum bisa mengatasi bola-bola Yushi, dia pukulannya sulit terbaca. Dari awal mau mengajak rally tapi dia sudah siap jaga dan akhirnya banyak kecolongan dari situ,” ujar Ubed.
Menghadapi unggulan ketujuh dalam turnamen ini, Ubed mengaku sempat menemukan ritme permainan namun sayangnya dia tampil kurang maksimal di penghujung gim kedua.
“Di gim kedua sempat membaik, sempat nyaman juga bermainnya. Sudah mulai menemukan ritme yang pas tapi di akhir-akhir kembali dia bisa membuat posisi saya tidak enak,” kata Ubed.
Baca juga: Mutiara belum puas meski tuntaskan revans di Korea Open 2026
Baca juga: Jafar merasa gugup saat kembali bertanding di Korea Open
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.