WartapalaIndonesia.com, MOJOKERTO – Sekawan Bumi Foundation (Yayasan Sekawan Bumi Lestari) meresmikan pembangunan rumah “Sekawan Bumi EcoFarm”, sebuah rumah pembibitan pohon yang akan menjadi suplay utama dari program nasional “Gerakan Sejuta Pohon” di Dusun Genting, Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Pada 30 Oktober 2025
Peresmian dihadiri para founder Sekawan Bumi Mohammad Gofar R, Fahmi Adimara, Adji Samiaji, Rio, dan Nano, serta perwakilan dari Kitabisa.org, Muhammad Nuf Afif Aulia dan Akbar, yang datang langsung dari Jakarta.
Turut hadir adalah warga dan tokoh masyarakat Dusun genting. Mereka telah berpartisipasi aktif dalam pembangunan rumah pembibitan tersebut. Hal ini menandai semangat kolaboratif antara komunitas, lembaga sosial, dan warga desa.
Founder & CEO Sekawan Bumi Mohammad Gofar R dalam sambutannya memamar, Sekawan Bumi EcoFarm menjadi tonggak baru gerakan konservasi dan pertanian berkelanjutan berbasis masyarakat.
Kawasan ini dirancang sebagai pusat edukasi, pembibitan pohon, dan pemberdayaan ekonomi hijau yang dikelola secara kolektif oleh warga Dusun Genting bersama tim Sekawan Bumi.
“Sekawan Bumi EcoFarm ini adalah simbol semangat kolaborasi. Kami ingin membuktikan bahwa konservasi dan ekonomi hijau bisa berjalan bersama, dengan masyarakat sebagai pelaku utama perubahan,” imbuh Gofar.
Sementara Chief Marketing, Communication & Branding Sekawan Bumi, Fahmi Adimara menambahkan, Sekawan Bumi EcoFarm akan menjadi ruang belajar terbuka bagi generasi muda dan masyarakat umum.
“Sekawan Bumi EcoFarm adalah tempat kita menanam, berbagi, dan bercerita tentang bumi. Kami ingin menjadikan ruang ini sebagai wadah edukasi dan inspirasi agar lebih banyak orang tergerak menanam harapan,” ungkap Fahmi.
Senada Chief Education & Culture Sekawan Bumi, Adji Samiaji menyoroti pentingnya pendidikan dan nilai budaya lokal dalam membangun kesadaran lingkungan.
“Gerakan hijau tidak hanya tentang menanam pohon, tetapi juga menanam nilai. Melalui Sekawan Bumi EcoFarm, kami ingin menghidupkan kembali hubungan harmonis antara manusia, alam, dan kearifan lokal,” jelasnya.
Perwakilan Kitabisa.org, Muhammad Nur Afif, turut memberikan apresiasi atas semangat dan inisiatif Sekawan Bumi dalam menggerakkan perubahan dari tingkat akar rumput.
“Kami di Kitabisa.org percaya bahwa gerakan kecil bisa membawa dampak besar. Sekawan Bumi adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi komunitas lokal dapat menumbuhkan perubahan yang berkelanjutan,” tutur Afif.
Masyarakat Dusun Genting menyambut kehadiran Sekawan Bumi EcoFarm dengan antusias. Selain membuka peluang pelatihan dan pemberdayaan, proyek ini juga menjadi pusat kegiatan sosial-ekologis yang memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan desa.
Acara peresmian ditutup dengan aksi penanaman pohon bersama, sebagai simbol komitmen untuk menjaga alam dan melanjutkan Gerakan Sejuta Pohon “Satu Pohon, Sejuta Harapan”.
Kontributor || Humas Sekawan Bumi Foundation
Editor || Danang Arganata, WI 200050
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)