
KETUA Badan Tim Nasional (BTN), Sumardjimemberikan peringatan keras kepada skuad tim nasional Indonesia menjelang turnamen ASEAN Hyundai Cup tahun ini. Ia menegaskan bahwa mental baja menjadi syarat mutlak bagi skuad Garuda, terutama saat harus berhadapan dengan rival bebuyutan, Vietnam.
Turnamen yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF ini dijadwalkan mulai bergulir pada 24 Juli. Indonesia yang tergabung di Grup A akan menjamu Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, pada 3 Agustus mendatang. Laga tersebut merupakan pertandingan ketiga bagi anak asuh John Herdman di fase grup.
Sumardji menyoroti rekam jejak pertemuan melawan Vietnam yang kerap menguras emosi. Menurutnya, tim berjuluk Prajurit Bintang Emas tersebut seringkali menggunakan strategi yang bertujuan merusak konsentrasi pemain Indonesia.
“Kita tahu bagaimana Vietnam sering mencoba membuat kita terprovokasi, membuat kita lemah, baik secara fisik maupun mental,” ujar Sumardji dalam acara Water Break yang diselenggarakan PSSI Pers di Jakarta Selatan, Jumat (3/7).
Ia menambahkan bahwa aspek psikologis seringkali menjadi titik lemah Indonesia meskipun secara kebugaran fisik para pemain berada dalam kondisi prima. “Mungkin fisik kita bagus, tetapi mental kita sering kalah. Saya sudah cukup lama mendampingi tim di turnamen Asia Tenggara, jadi saya tahu bagaimana cara mereka bermain,” imbuhnya.
Rekor Pertemuan dan Evaluasi
Berdasarkan data sejarah, Indonesia telah bertemu Vietnam sebanyak 31 kali. Tim Garuda memegang keunggulan tipis dengan catatan 11 kemenangan, berbanding 9 kemenangan milik Vietnam, sementara 11 laga lainnya berakhir imbang.
Dalam dua tahun terakhir, dominasi Indonesia sebenarnya cukup terasa dengan meraih tiga kemenangan dari empat pertemuan terakhir. Namun, pada pertemuan paling buncit di ajang Piala AFF 2024—yang menjadi turnamen terakhir Shin Tae-yong—Indonesia yang didominasi pemain muda harus menyerah 0-1 saat bertandang ke Vietnam.
Guna mengantisipasi hal serupa, Sumardji mengaku terus menjalin komunikasi intensif dengan jajaran pelatih. “Karena itu saya selalu berdiskusi dengan tim pelatih agar cara-cara Vietnam yang selama ini dipakai untuk melemahkan mental kita bisa diminimalisir. Kita harus lebih kuat secara mental,” tegasnya.
Jadwal Kunci Indonesia di Grup A:
- 27 Juli: Indonesia vs Kamboja (Stadion Pakansari)
- 3 Agustus: Indonesia vs Vietnam (Stadion Pakansari)
Kamboja Jadi Ancaman Pembuka
Selain Vietnam, Sumardji juga mengingatkan para pemain untuk tidak memandang sebelah mata kekuatan Kamboja. Indonesia akan menghadapi Kamboja dalam laga pembuka Grup A di Stadion Pakansari pada 27 Juli.
Menurutnya, peta kekuatan sepak bola di Asia Tenggara telah berubah, dan Kamboja bukan lagi tim yang bisa diremehkan seperti dulu. “Sekarang Kamboja sudah jauh berkembang dibanding beberapa tahun lalu,” pungkas Sumardji. (Ant/I-1)