Jakarta (ANTARA) – Juara dunia kelas bantam Wolrd Boxing Council (WBC) Takuma Inoue berhasil mempertahankan gelarnya setelah meraih kemenangan angka mutlak atas Kazuto Ioka dalam duel sesama petinju Jepang di Tokyo Dome, Jepang.
Dalam pertarungan yang disiarkan melalui kanal YouTube DAZN dan dipantau di Jakarta, Minggu, Takuma tampil dominan untuk meraih kemenangan dengan skor 120-106, 119-107, dan 118-108.
Takuma membuka laga dengan agresif sejak ronde pertama, mengandalkan kecepatan dan akurasi untuk mengimbangi pengalaman serta kekuatan pukulan Ioka.
Ioka yang datang dengan status mantan juara dunia empat divisi beberapa kali mendaratkan pukulan kanan yang bersih, namun belum mampu menggoyahkan Inoue yang mulai membentuk ritme pertarungannya.
Memasuki ronde kedua, Inoue mulai mengontrol jalannya laga dengan jab yang konsisten. Ia kemudian menjatuhkan Ioka melalui pukulan kanan yang diikuti kombinasi serangan tajam.
Dominasi adik dari penguasa kelas super bantam Naoya Inoue itu berlanjut pada ronde ketiga ketika sebuah pukulan telak kembali menjatuhkan Ioka. Meski demikian, Ioka tetap menunjukkan ketangguhan dan mampu melanjutkan pertarungan.
Baca juga: Naoya Inoue kalahkan Nakatani pertahankan juara tak terbantahkan
Baca juga: WBC umumkan juara dunia Takuma Inoue hadapi Kazuto Ioka pada 2 Mei
Pada ronde keempat, Ioka sempat membalas dengan hook kiri keras yang menembus pertahanan Inoue, namun belum cukup untuk membalikkan keadaan.
Inoue kembali unggul pada ronde keenam dengan serangan balik yang efektif, memanfaatkan kecepatan tangan untuk mendominasi setiap pertukaran pukulan.
Sang juara juga tampil solid dalam bertahan, sambil terus melancarkan kombinasi serangan di dekat tali ring serta menghindari pukulan dengan pergerakan kepala yang baik.
Ronde-ronde selanjutnya berlangsung tanpa insiden berarti. Meski Ioka sempat mendaratkan hook kiri keras pada ronde ke-11, namun ditanggapi Inoue dengan senyum yang menunjukkan tidak ada dampak serius.
Inoue menutup ronde ke-12 dengan mengguncang Ioka melalui pukulan beruntun di saat-saat terkahir hingga juri memberikan kemenangan angka untuknya.
Selain mempertahankan sabuk juara dunianya, Inoue yang berusia 29 tahun itu juga memperkuat rekor profesionalnya menjadi 21 kemenangan termasuk lima knockout (KO) dan satu kekalahan.
Sedangkan, Kazuto kehilangan kesempatan untuk mengembalikan kejayaannya di usianya yang ke-37 tahun. Kekalahan itu menambah noda rekornya menjadi 31 kemenangan (16 KO), kekalahan, dan satu hasil imbang.
Baca juga: Juara WBC Mbilli hadapi Canelo Alvarez untuk pertahanan gelar pertama
Baca juga: Jose Resendiz bersiap pertahankan sabuk juara WBA hadapi Jaime Munguia
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.