Jakarta (ANTARA) – Wakil Indonesia Team Falcons ID memastikan tempat di babak perempat final atau Knockout Stage MLBB Women’s Invitational (MWI) yang berlangsung pada Esports World Cup (EWC) 2026 di Paris, Prancis, Kamis, setelah mengalahkan Twisted Minds dengan skor 2-0.
Kemenangan laga babak kedua lower bracket tersebut membuat Team Falcons ID mempertahankan peluang meraih gelar juara, sekaligus mengakhiri perjalanan wakil negara Asia Tenggara dan Asia Timur, Twisted Minds, di turnamen.
Dalam pertandingan yang disiarkan kanal MPL Indonesia, Falcons ID tampil meyakinkan sejak gim pertama dengan menguasai jalannya pertandingan dari fase awal.
Keunggulan pada aspek eliminasi dan perolehan gold membuat wakil Indonesia itu mampu mengakhiri gim dalam waktu kurang dari 11 menit tanpa memberi kesempatan Twisted Minds membalikkan keadaan.
Baca juga: Falcons ID bertekad bangkit setelah kalah poada laga pembuka MWI EWC
Pada gim kedua, Twisted Minds sempat mengawali pertandingan dengan lebih baik melalui rotasi agresif dan penguasaan tempo permainan.
Namun, Falcons ID berhasil membalikkan keadaan setelah memanfaatkan momentum di pertengahan gim melalui pertukaran objektif yang menguntungkan. Keputusan tersebut menjadi awal dominasi Falcons ID hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0.
Hasil itu melanjutkan kebangkitan Falcons ID setelah menundukkan Aurora Gaming asal Mongolia dengan skor identik 2-0 pada babak pertama lower bracket.
Falcons ID sebelumnya mengawali kiprah di MWI EWC 2026 dengan kekalahan 0-2 dari SAETA Esports asal China pada laga pembuka Grup A. Kekalahan tersebut memaksa wakil Indonesia turun ke jalur lower bracket dengan format gugur.
Dengan hasil tersebut, Falcons ID menjadi menyusul wakil Indonesia lainnya sang juara bertahan Team Vitality yang telah lebih dulu mengamankan tempat di perempat final MWI EWC 2026 melalui jalur upper bracket.
Baca juga: Vivian ungkap kunci Team Vitality hadapi status juara bertahan MWI EWC
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.